|
Edisi YESAYA | Bunda Maria | Santa & Santo | Doa & Devosi | Serba-Serbi Iman Katolik | Artikel | Suara Gembala | Warta eRKa | Yang Menarik & Yang Lucu | Anda Bertanya, Kami Menjawab
Pakaian Liturgi
Pakaian resmi biarawan / biarawati. Bentuk dan warna jubah berbeda-beda menurut masing-masing ordo / konggregasi.
Semacam jubah yang terbuat dari kain linen putih. Jika imam yang tidak berjubah hendak merayakan Ekaristi, maka imam memakai alba sebagai ganti jubah.
Tali pengikat alba.
Semacam mantol lebar yang dikenakan imam saat merayakan Ekaristi. Warnanya sesuai dengan warna liturgi.
Semacam selendang yang dikenakan imam saat merayakan Ekaristi. Warnanya sesuai dengan warna liturgi.
Dipakai pada masa Paskah dan Natal, Hari Raya, Pesta Tuhan Yesus, SP Maria, Para Malaikat dan Para Kudus bukan martir.
Dipakai pada Minggu Palma, Jumat Agung, Pentakosta, Pesta Para Martir.
Dipakai pada masa biasa.
Dipakai pada masa Adven dan Prapaskah, Misa arwah.
Warnanya sesuai dengan warna liturgi.
Alba yang panjangnya sebatas pinggang.
Berwarna hitam atau putih dengan kombinasi ungu.
Dipakai di tangan kanan, lambang kesetiaan.
Topi yang dikenakan Uskup saat memimpin liturgi.
Melambangkan wewenang sebagai gembala umat.
sumber : I. Marsana Windhu; Mengenal Peralatan, Warna dan Pakaian Liturgi; Seri Bina Iman Liturgi 4; Kanisius Gambar : Komisi BIAK Keuskupan Surabaya; Catholic1 Publishing Company;
|
|||||||||||||||||||