Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi Juni 2022




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
6.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
7.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
8.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
9.   Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
10. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
11. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com
12. Testimony of Catalina (Katya) Rivas, translated by permission of Robert Hughes; Love and Mercy Publications; www.LoveAndMercy.org


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




YESUS MENJELASKAN WIBAWA IMAM
dikutip dari: Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku, Jilid 6

Yesus dan sayaMarjiam masih bersama-Nya dan dia tertawa memikirkan betapa cemas pastinya Petrus tergopoh-gopoh untuk menggabungkan diri dengan mereka. Dia berkata, "Oh! Guru! Aku ingin tahu bagaimana dia tentunya sudah mengomel! Dan andai Engkau pergi ke Betania dan tidak berhenti di sini, dia akan berada dalam keadaan yang mengenaskan."

Yesus juga tersenyum menatap pemuda itu dan Dia menjawab, "Ya. Dia akan menghujani-Ku dengan erangannya. Tapi itu akan mengajarinya untuk lebih berhati-hati lain kali. Sementara Aku berbicara tadi, dia tidak memperhatikan, tetapi berbicara dengan orang-orang lain..." (Perhatian Petrus teralih saat Yesus mengajar, dan tidak memperhatikan Yesus pergi).

"Ada orang-orang yang mengajukan pertanyaan kepadanya, Tuhan," kata Marjiam, yang tidak lagi tertawa, tetapi mencoba untuk membela Petrus.

"Orang bisa membuat gerak isyarat dengan niat baik bahwa dia akan menjawab nanti, ketika Sabda Tuhan sudah selesai diwartakan. Ingatlah itu, dalam hidupmu kelak, ketika kau menjadi seorang imam. Kau harus memberikan hormat terbesar saat kau mengajar dan di tempat di mana kau mengajar."

"Tapi, Tuhan, itu adalah Marjiam yang malang yang akan berbicara..."

"Tidak masalah. Selalu Allah Yang berbicara melalui bibir para abdi-Nya di saat pelayanan mereka. Dan sebab itu Dia harus didengarkan dalam keheningan dan dengan hormat."

Wajah Marjiam berubah masam, yang mengungkapkan perasaan batinnya.

Yesus memperhatikannya dan berkata, "Apa kau tidak yakin? Kenapa ekspresimu seperti itu? Bicaralah, Nak, tanpa rasa takut."

"Tuhan-ku, aku hanya bertanya-tanya apakah Allah ada di bibir dan di hati para imam-Nya sekarang ini, dan aku merasa gemetar ngeri akan pemikiran bahwa para imam mendatang mungkin seperti mereka... Dan aku menyimpulkan dengan mengatakan bahwa... banyak imam menampilkan Allah dengan buruk... Aku pasti sudah berbuat dosa... Tapi mereka sangat jahat dan tamak, sangat memuakkan... sehingga..."

"Jangan menghakimi. Tapi ingatlah sensasi jijikmu. Camkan itu dalam benak di masa mendatang. Dan dengan segenap kekuatanmu, hindari menjadi seperti mereka yang membuatmu jijik dan pastikan bahwa mereka yang berada di bawah arahanmu juga tidak seperti itu. Jadikan kejahatan yang kau lihat berguna untuk tujuan yang baik. Setiap tindakan dan pengetahuan harus diubah menjadi kebaikan melalui penilaian dan kehendak yang benar."

"Oh! Tuhan! Sebelum kita masuk ke dalam rumah, yang sudah di depan mata, tolong jawab pertanyaan yang lain! Engkau tidak menyangkal bahwa para imam sekarang ini bersalah. Engkau katakan padaku untuk tidak menghakimi. Tapi Engkau menghakimi. Dan Engkau bisa melakukannya. Dan Engkau menghakimi dengan adil. Sekarang dengarkanlah, Tuhan, pertanyaanku. Ketika para imam sekarang berbicara tentang Allah dan agama, kita tahu seperti apa sebagian besar dari mereka, tetapi aku mengacu pada yang terburuk di antara mereka, apakah kita harus mendengarkan mereka sebagai orang benar?"

"Ya, Anak-Ku, selalu. Demi hormat terhadap misi mereka. Ketika mereka melakukan tindakan sehubungan dengan pelayanan mereka, mereka bukan lagi Hanas, seorang manusia, atau Zadok, seorang manusia, dan seterusnya. Mereka adalah 'imam'. Selalu pisahkan kemanusiaan yang malang dari pelayanan."

"Tetapi jika mereka bertindak bahkan sangat buruk..."

"Allah yang akan menyelenggarakan. Dan lalu!... Dengarkan, Marjiam! Tidak ada orang yang sepenuhnya baik atau sepenuhnya jahat. Dan tidak ada orang yang sepenuhnya sangat baik sehingga berhak menghakimi saudara-saudaranya sebagai sepenuhnya jahat. Kita harus mencamkan dalam benak kesalahan-kesalahan kita sendiri, dan melawannya dengan kualitas-kualitas baik dari mereka yang ingin kita hakimi, maka kita akan memiliki ukuran yang tepat untuk penilaian yang murah hati. Aku belum menemukan orang yang sepenuhnya jahat."

"Bahkan Doras pun tidak, Tuhan?"

"Bahkan dia pun tidak, karena dia adalah suami yang jujur dan ayah yang pengasih."

"Bahkan ayah Doras pun tidak?"

"Dia juga suami yang jujur dan ayah yang pengasih."

"Tapi tidak lebih dari itu!"

"Tidak lebih dari itu. Tapi sehubungan dengan itu dia tidak jahat. Jadi dia tidak sepenuhnya jahat."

"Apakah Yudas juga tidak jahat?"

"Tidak."

"Tapi dia tidak baik."

"Dia tidak sepenuhnya baik dan dia tidak sepenuhnya jahat. Apa kau tidak yakin dengan apa yang Aku katakan?"

"Aku yakin bahwa Engkau sepenuhnya baik dan bahwa Engkau sepenuhnya bebas dari kejahatan. Ya, aku yakin bahwa Engkau demikian. Dan sedemikian rupa, hingga Engkau tidak pernah mendakwa siapa pun..."

"Oh! Putra-Ku sayang! Jika Aku mengucapkan sepatah kata pertama dakwaan, kamu semua akan menyerang si terdakwa seperti binatang buas!... Aku mencegahmu melakukannya, supaya kamu jangan tercemar dosa penghakiman yang terburu-buru. Cobalah untuk mengerti Aku, Marjiam. Ini bukan pertanyaan masalah Aku tidak melihat kejahatan di mana ada kejahatan, atau Aku tidak melihat campuran kebaikan dan kejahatan pada diri orang. Bukan pula masalah Aku tidak mengerti apakah jiwa naik ke atas atau jatuh ke tingkat bawah dari Aku membimbingnya. Ini tidak ada hubungannya dengan itu semua, Nak. Tapi masalahnya adalah kebijaksanaan untuk menghindarkan kurangnya cinta kasih dalam dirimu. Dan Aku akan selalu melakukannya. Juga di masa mendatang, ketika Aku harus menyatakan pendapat-Ku tentang seseorang. Tidak tahukah kau, Nak, bahwa terkadang kata-kata pujian dan dorongan lebih berguna daripada banyak celaan? Tidak tahukah kau bahwa dari seratus kasus yang sangat buruk, kasus yang dianggap relatif baik, setidaknya separuhnya menjadi sangat baik, karena, sesudah ditolong oleh sabda-Ku, mereka juga dibantu oleh orang-orang yang sangat baik hati, yang jika tidak, akan menjauhi orang-orang yang didakwa sebagai sangat jahat? Jiwa-jiwa harus didukung, bukan dibiarkan depresi. Tetapi jika Aku bukan orang pertama yang mendukung mereka dan menutupi kesalahan mereka, dengan mendesakmu untuk berbaik hati kepada mereka dan membantu mereka, kamu tidak akan pernah mengabdikan dirimu pada mereka dengan pengampunan yang aktif. Ingat itu, Marjiam..."

"Ya, Tuhan... (satu helaan napas panjang). Aku akan mengingatnya... (helaan napas panjang lainnya)... Tapi itu sangat sulit di hadapan bukti-bukti yang pasti..."

Yesus menatapnya. Tapi Dia hanya bisa melihat bagian atas dahi Marjiam, yang sudah menundukkan wajahnya.

"Marjiam, mendongaklah. Lihat Aku. Dan katakan pada-Ku: bukti mana yang sulit untuk diabaikan?"

Perasaan Marjiam bercampur aduk... Wajahnya yang kecokelatan memerah... Dia menjawab, "Yah... ada banyak, Tuhan..."

Yesus mendesak, "Kenapa kau menyebut Yudas? Karena dia adalah satu 'bukti.' Mungkin bukti yang lebih sulit untuk kau atasi... Apa yang sudah Yudas lakukan padamu? Dalam hal apa dia mengguncangkanmu?" dan Yesus meletakkan tangan-Nya pada bahu orang muda itu, yang sudah begitu merah padam wajahnya hingga menjadi ungu tua.

Marjiam menatap pada-Nya dengan airmata berkilau di matanya, dia lalu membebaskan diri dan berlari pergi seraya berteriak, "Yudas adalah pencemar!... Tapi aku tidak bisa mengatakannya... Hormatilah aku, Tuhan!..." dan dia bersembunyi di pepohonan, dan dipanggil dengan sia-sia oleh Yesus, Yang membuat gerak isyarat duka patah semangat.
Selengkapnya silakan baca "Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku" [Puisi Manusia-Allah]





"Publikasikan karya ini [Puisi Manusia-Allah] seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




"INJIL SEBAGAIMANA DIWAHYUKAN KEPADAKU"

oleh: Maria Valtorta


TAHUN KETIGA YESUS DI HADAPAN PUBLIK
361.
Di Seberang. Yesus Bertemu BundaNya dan Para Murid Perempuan
362.
Di Rumah Tomas di Rama. Kelompok Mereka yang Terpilih
363.
Di Bait Allah. "Bapa Kami" dan Perumpamaan tentang Putra-putra Sejati
364.
Di Getsemani dan Betania. Si Murid Bocah Marjiam Mendakwa Yudas sebagai Seorang Pencemar.
365.
Surat dari Antiokhia
366.
Hari Kamis Sebelum Paskah. Persiapan di Pagi Hari.
...
dalam proses penerjemahan




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang mengagumkan. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya."

Vicka Ivankovic-Mijatovic, Visionaris Medjugorje: "Bunda Maria mengatakan bahwa jika seorang ingin mengenal Yesus dia hendaknya membaca Puisi Manusia-Allah oleh Maria Valtorta. Buku itu adalah kebenaran." (Wawancara dengan Attorney Jan Connell dari Pittsburgh Center for Peace, 27 Januari 1988)




Salam kasih Kristus,

Sebagai tanggapan atas banyak email yang masuk perihal kedua buku berikut, maka kami sampaikan:

1. "Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku" tulisan Maria Valtorta sedang dikerjakan terjemahannya. Bab yang sudah selesai diterjemahkan pasti segera ditayangkan di YESAYA. Karena permintaan banyak pembaca, kami sudah mengupayakan untuk mempublikasikannya dalam bentuk buku, tapi sayang, masih terkendala dari pemegang hak cipta resmi di Italia. Sementara ini kami hanya diijinkan untuk share secara online 20% saja dari isi buku, sehingga sebagian link terpaksa "disembunyikan". Bagi yang ingin membaca bagian yang sudah dihapus link-nya, silakan hubungi YESAYA.
2. "Dukacita Sengsara Tuhan Kita Yesus Kristus" bisa didapatkan di Gramedia atau di toko-toko buku rohani. Bagi yang kesulitan mendapatkannya, bisa langsung menghubungi Marian Center Indonesia: www.mariancentre.or.id, WA: 812-9523-1857; atau TOKOPEDIA: Marian Centre Indonesia




Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, )
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian )
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, )
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, )
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, )
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, )
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU


Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net



Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : Juni 2022