Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi November 2022




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
6.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
7.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
8.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
9.   Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
10. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
11. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com
12. Testimony of Catalina (Katya) Rivas, translated by permission of Robert Hughes; Love and Mercy Publications; www.LoveAndMercy.org


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:



YESAYA (YESus SAyang saYA)
Renungan Sabda oleh P. Gregorius Kaha, SVD
Kutipan Pujangga Gereja dan Santa Santo



AJARAN TENTANG BAGAIMANA MENJADI MILIK YESUS

dikutip dari: Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku, Jilid 6


Ketika makan malam selesai, Yesus meminta mereka membentuk persegi empat dengan tempat duduk mereka dan duduk mendengarkan-Nya. Dia menempatkan diri di tengah dan mulai berbicara di tengah wajah-wajah yang penuh perhatian, hanya mata mungil bayi Dorcas yang tak berdosa, yang terlelap di pangkuan ibunya, yang tertutup; sementara mata Maria, yang duduk di atas lutut Yohana, dan mata Matias, yang duduk di lutut Yonatan, menjadi berat karena kantuk.

"O para murid yang berkumpul di sini dalam Nama Tuhan, atau tertarik kemari oleh kerinduan akan Kebenaran, kerinduan yang tetap saja berasal dari Allah, Yang menghendaki terang dan kebenaran ada di semua hati, dengarkanlah.

Malam ini kita sudah diperkenankan berkumpul bersama, dan ini dikarenakan orang-orang jahat yang ingin kita tercerai-berai. Sebab keterbatasannya, manusia tidak bisa tahu betapa dalam dan luasnya persatuan ini, fajar sejati dari persatuan-persatuan di masa mendatang yang akan terjadi ketika Sang Guru tidak lagi ada di antaramu dalam tubuh-Nya, tetapi akan bersamamu dengan roh-Nya. Saat itulah kamu akan tahu bagaimana mengasihi, dan bagaimana mengamalkan doktrin-Ku. Untuk sementara ini kamu seperti bayi yang menyusu. Saat itu kamu akan menjadi seperti orang dewasa dan akan bisa menyantap semua jenis makanan tanpa membahayakanmu. Dan saat itu kamu akan bisa berkata, seperti Aku sekarang berkata, 'Datanglah kepada-Ku, kamu semua, karena kita semua adalah saudara dan karena Dia telah mengorbankan diri-Nya bagi kita semua.'

Ada terlalu banyak prasangka di Israel! Dan itu seperti anak-anak panah yang melukai cinta kasih. Aku berbicara secara terbuka kepadamu, para pengikut setia, karena tidak ada pengkhianat di antaramu atau orang-orang yang membahayakan, yang memisahkan atau membawa pada kesalahpahaman, kedegilan dan kebencian terhadap Aku, Yang menunjukkan kepadamu jalan-jalan dari masa mendatang. Aku tidak bisa berbicara dengan cara lain. Dan mulai sekarang Aku akan berbicara lebih sedikit, sebab Aku melihat bahwa perkataan tidak berguna atau hampir tidak berguna. Kamu sudah cukup mendengar untuk menjadi sepenuhnya kudus dan terpelajar. Tetapi kemajuanmu sedikit, kamu kaum laki-laki khususnya, karena kamu suka sabda-Ku tetapi kamu tidak mengamalkannya. Mulai sekarang, dengan cara yang terlebih mendesak, Aku akan membuatmu melakukan apa yang akan harus kamu lakukan ketika Sang Guru telah kembali ke Surga, darimana Dia datang. Aku akan membuatmu mengamati seperti apa Imam masa mendatang. Daripada perkataan-Ku, kamu harus memperhatikan perbuatan-perbuatan-Ku, mengulanginya, mempelajarinya, menambahkannya ke dalam ajaran-Ku. Dengan demikian, kamu akan menjadi murid yang sempurna.

Apa yang telah Sang Guru lakukan dan apa yang telah Dia buat supaya kamu lakukan dan amalkan hingga hari ini? Cinta kasih dalam beragam cara. Cinta kasih terhadap Allah. Bukan sekedar cinta kasih dari ritual doa vokal. Tetapi cinta kasih yang aktif, yang memperbaharuimu dalam Tuhan, yang merenggutmu dari roh duniawi dan dari bidaah kekafiran, yang bisa ditemukan tidak hanya di kalangan orang kafir, tetapi juga di Israel, dalam banyak praktek adat-istiadat yang sudah menggantikan Agama suci yang sejati, dengan mudah menganggap segala sesuatu berasal dari Allah. Bukan perbuatan yang baik atau yang kelihatannya baik yang harus dipuji manusia, melainkan perbuatan suci yang pantas beroleh pujian dari Allah.

Setiap manusia yang lahir akan mati. Kamu tahu itu. Tapi hidup tidak berakhir dengan kematian. Hidup berlanjut dalam bentuk yang berbeda dan berlangsung untuk selamanya dengan ganjaran bagi mereka yang benar dan hukuman bagi mereka yang jahat. Pengetahuan tentang pengadilan yang definitif janganlah melumpuhkanmu sepanjang hidupmu atau pada saat kematianmu. Itu harus menjadi pacu dan kekang, pacu yang mendorongmu untuk berbuat baik, kekang yang menjauhkanmu dari nafsu jahat. Jadilah kekasih sejati dari Allah yang benar, dengan selalu mengupayakan tujuan untuk menjadi layak mendapatkan Dia di kehidupan mendatang.

Kamu, yang mencintai kemuliaan, kemuliaan apakah yang lebih besar daripada menjadi anak-anak Allah? Dan kamu yang menjauhi penderitaan, adakah kepastian bebas dari penderitaan seperti yang menantikanmu di Surga? Jadilah kudus. Apakah kamu ingin membangun kerajaan di Bumi? Apakah kamu merasa bahwa jerat dipasang untukmu dan apakah kamu takut kamu tidak akan berhasil? Jika kamu berperilaku sebagai orang kudus, kamu akan berhasil. Karena penguasa yang berkuasa atas kita tidak akan bisa menghentikanmu, kendati segala kelompoknya, karena kamu akan meyakinkan kelompok-kelompok itu untuk mengikut doktrin suci-Ku seperti Aku, yang tanpa kekerasan, telah meyakinkan para perempuan Romawi bahwa Kebenaran ada di sini..."

"Tuhan!..." seru para perempuan Romawi mengetahui bahwa kehadiran mereka sudah disingkapkan.

"Ya, perempuan. Dengarkan dan ingatlah. Aku memberitahu para pengikut-Ku yang dari Israel dan Aku memberitahumu, yang bukan dari Israel tetapi yang jiwanya benar, apa ketetapan Kerajaan-Ku.

Tidak ada pemberontakan. Itu tidak berguna. Kita harus menguduskan para penguasa dengan mengilhami mereka dengan kekudusan kita. Ini akan menjadi karya yang panjang tapi membawa hasil. Dengan kelembutan dan kesabaran, tanpa ketergesaan yang bodoh atau penyimpangan manusia, dengan taat ketika ketaatan tidak membahayakan jiwamu sendiri, kamu akan berhasil mengubah para penguasa, yang sekarang memerintah kita dengan cara kafir, menjadi para penguasa Kristiani yang melindungi kita. Lakukan kewajibanmu sebagai warga terhadap para penguasa, seperti kamu melakukan kewajibanmu sebagai orang percaya terhadap Allah. Kamu harus menganggap setiap penguasa sebagai sarana peninggian, bukan penindasan, karena hal itu memberimu kesempatan untuk menguduskannya dan menguduskan dirimu sendiri, melalui teladan dan kegagah-beranian.

Dan karena kamu adalah orang beriman yang setia dan warga negara yang baik, jadilah juga suami dan istri yang baik; jadilah kudus, murni, taat, saling menyayangi satu sama lain, bersatu dalam membesarkan anak-anakmu dalam Tuhan. Bersikaplah kebapakan dan keibuan terhadap para pelayan dan budakmu, karena mereka juga puya tubuh dan jiwa, perasaan dan kasih sayang sepertimu. Jika kematian memisahkanmu dari suamimu atau istrimu, jika mungkin, jangan tergesa-gesa menikah lagi. Kasihilah anak yatim, juga atas nama pasanganmu yang sudah meninggal. Kamu, para hamba, tunduklah pada tuanmu, dan jika mereka bersalah, sucikan mereka melalui teladanmu sendiri. Maka kamu akan beroleh jasa besar di mata Tuhan. Di masa mendatang, dalam Nama-Ku, tidak akan ada lagi hamba dan tuan, tetapi saudara. Tidak akan ada perbedaan ras, tetapi saudara. Tidak akan ada lagi penindas dan tertindas, yang saling membenci satu sama lain, karena mereka yang tertindas akan menyebut penindasnya sebagai saudara.

Dan kamu, yang memiliki iman yang sama, saling mengasihilah satu sama lain, saling membantu satu sama lain, seperti Aku membuatmu melakukannya hari ini. Tetapi jangan membatasi bantuanmu kepada orang-orang miskin, kepada para peziarah, kepada orang-orang sakit dari rasmu sendiri. Bukalah tanganmu untuk semua orang, seperti Sang Kerahiman membuka tangan-Nya untukmu. Biarlah mereka yang mempunyai lebih, membantu mereka yang mempunyai sedikit atau tidak mempunyai sama sekali. Biarlah mereka yang lebih terpelajar mengajar mereka yang tidak tahu atau tahu sedikit, dan biarlah mereka mengajar dengan sabar dan rendah hati, dengan mengingat bahwa kamu benar-benar tidak tahu apa-apa sebelum Aku mengajarimu. Carilah Kebijaksanaan bukan untuk menambah harum namamu, melainkan untuk mendapatkan pertolongan dalam maju di jalan Tuhan.

Biarlah para perempuan yang sudah menikah mengasihi para perawan, dan para perawan mengasihi para perempuan yang sudah menikah, dan keduanya mengasihi para janda. Kamu semua berguna dalam Kerajaan Tuhan. Orang miskin janganlah iri pada orang kaya dan orang kaya janganlah menimbulkan kebencian melalui pameran kekayaan dan kekerasan hati. Rawatlah anak yatim piatu, orang sakit, dan tunawisma. Bukalah hatimu, sebelum kamu membuka dompet dan rumahmu, karena jika kamu memberikan bantuan dengan niat jahat, kamu tidak menghormati tetapi kamu menghina Allah, Yang ada dalam diri setiap orang yang malang.

Dengan sungguh-sungguh Aku katakan kepadamu bahwa tidaklah sulit untuk melayani Tuhan. Cukup mengasihi Tuhan yang benar dan sesamamu, siapapun itu. Aku akan hadir setiap kali kamu menyembuhkan luka atau penyakit. Dan segala sesuatu yang kamu lakukan untuk-Ku di masa mendatang, jika itu baik, akan dilakukan untuk-Ku; jika itu buruk, akan tetap dilakukan untuk-Ku. Apakah kamu mau membuat Aku menderita? Apakah kamu mau kehilangan Kerajaan damai, apakah kamu mau kehilangan kesempatan untuk menjadi anak-anak Allah, hanya karena tidak bersikap baik kepada sesama?

Tidak akan pernah lagi kita semua bersatu seperti sekarang ini. Paskah-paskah akan datang... tetapi tidak akan mungkin bagi kita untuk bersama karena berbagai alasan, pertama karena kewaspadaan yang sebagian suci dan sebagian berlebihan, dan semua yang berlebihan itu salah, sehingga kita harus terpisah; kedua karena Aku tidak akan ada bersamamu di Paskah-paskah mendatang... Tapi ingatlah hari ini. Di masa mendatang kamu harus melakukan, tidak hanya pada saat Paskah, tetapi selalu, apa yang telah Aku buat kamu melakukannya hari ini.

Aku tidak pernah mendustaimu dengan mengatakan bahwa adalah mudah menjadi milik-Ku. Menjadi milik-Ku tidak hanya berarti hidup dalam Terang dan Kebenaran, tetapi juga menyiratkan makan roti konflik dan penganiayaan. Tetapi semakin kuat kamu dalam kasih, semakin kuat kamu dalam pergumulan dan penganiayaan.

Percayalah Kepada-Ku, akan siapa Aku sebenarnya: Yesus Kristus, Juruselamat, Yang Kerajaan-Nya bukan dari dunia ini, Yang kedatangan-Nya berarti damai bagi orang-orang baik, Yang kepemilikan-Nya berarti pengetahuan dan Kepemilikan Allah, karena dia yang memiliki Aku dalam dirinya dan memiliki dirinya dalam Aku, ada dalam Allah, dan memiliki Allah dalam rohnya sekarang, dan akan memiliki Allah kelak dalam Kerajaan surga selamanya....
Selengkapnya silakan baca "Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku" [Puisi Manusia-Allah]





"Publikasikan karya ini [Puisi Manusia-Allah] seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




"INJIL SEBAGAIMANA DIWAHYUKAN KEPADAKU"

oleh: Maria Valtorta


TAHUN KETIGA YESUS DI HADAPAN PUBLIK
366.
Hari Kamis Sebelum Paskah. Persiapan di Pagi Hari.
367.
Hari Kamis Sebelum Paskah. Di Bait Allah.
368.
Kamis sebelum Paskah. Pengajaran kepada Para Rasul.
369.
Kamis sebelum Paskah. Di Rumah Yohana Khuza.
370.
Kamis sebelum Paskah. Sore hari.
371.
Hari Persiapan. Pagi Hari.
372.
Hari Persiapan. Di Bait Allah.
...
dalam proses penerjemahan




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang mengagumkan. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya."

Vicka Ivankovic-Mijatovic, Visionaris Medjugorje: "Bunda Maria mengatakan bahwa jika seorang ingin mengenal Yesus dia hendaknya membaca Puisi Manusia-Allah oleh Maria Valtorta. Buku itu adalah kebenaran." (Wawancara dengan Attorney Jan Connell dari Pittsburgh Center for Peace, 27 Januari 1988)




Salam kasih Kristus,

Sebagai tanggapan atas banyak email yang masuk perihal kedua buku berikut, maka kami sampaikan:

1. "Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku" tulisan Maria Valtorta sedang dikerjakan terjemahannya. Bab yang sudah selesai diterjemahkan pasti segera ditayangkan di YESAYA. Karena permintaan banyak pembaca, kami sudah mengupayakan untuk mempublikasikannya dalam bentuk buku, tapi sayang, masih terkendala dari pemegang hak cipta resmi di Italia. Sementara ini kami hanya diijinkan untuk share secara online 20% saja dari isi buku, sehingga sebagian link terpaksa "disembunyikan". Bagi yang ingin membaca bagian yang sudah dihapus link-nya, silakan hubungi YESAYA.
2. "Dukacita Sengsara Tuhan Kita Yesus Kristus" bisa didapatkan di Gramedia atau di toko-toko buku rohani. Bagi yang kesulitan mendapatkannya, bisa langsung menghubungi Marian Center Indonesia: www.mariancentre.or.id, WA: 812-9523-1857; atau TOKOPEDIA: Marian Centre Indonesia




Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, )
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian )
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, )
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, )
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, )
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, )
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU


Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net



Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : November 2022