Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi Juni 2013




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic1 Publishing Company; translated by permission of (late) Father Richard Lonsdale
6.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
7.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
8.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
9.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
10. Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
11. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
12. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com;


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




KALENDER LITURGI: JUNI 2013
MINGGU
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
2

Kej 14:18-20
1 Kor 11:23-26
Luk 9:11b-17
3



Tb 1:1-3;2:1-8
Mrk 12:1-12
4


Tb 2:9-14
Mrk 12:13-17
5



Tb 3:1-11a,16-17a
Mrk 12:18-27
6


Tb 6:10-11; 7:1,9-17; 8:4-9a
Mrk 12:28b-34
7

Yeh 34:11-16
Rm 5:5b-11
Luk 15:3-7
8
Hati Tersuci SP Maria


Tb 12:1,5-15,20
Mrk 12:38-44
9
HM Biasa X

1Raj 17:17-24
Gal 1:11-19
Luk 7:11-17
10

2Kor 1:1-7
Mat 5:1-12
11

Kis 11:21b-26; 13:1-3
Mat 10:7-13
12

2Kor 3:4-11
Mat 5:17-19
13


2Kor 3:15-4:1,3-6
Mat 5:20-26
14


2Kor 4:7-15
Mat 5:27-32
15

2Kor 5:14-21
Mat 5:33-37
16
HM Paskah VII


2Sam 12:7-10,13
Gal 2:16,19-21
Luk 7:36-8:3
17



2 Kor 6:1-10
Mat 5:38-42
18


2 Kor 8:1-9
Mat 5:43-48
19



2 Kor 9:6-11
Mat 6:1-6,16-18
20



2 Kor 11:1-11
Mat 6:7-15
21


2Kor 11:18,21b-30
Mat 6:19-23
22
2Kor12:1-10
Mat 6:24-34
23
HM Biasa XII


Za 12:10-11;13:1
Gal 3:26-29
Luk 9:18-24
24

Yes 49:1-6
Kis 13:22-26
Luk 1:57-66,80
25


Kej 13:2,5-18
Mat 7:6,12-14
26



Kej 15:1-12,17-18
Mat 7:15-20
27


Kej 16:1-12,15-16
Mat 7:21-29
28

Kej 17:1, 9-10,15-22 atau 2Tim 2:22b-26
Mat 8:1-4
29

Kis 12:1-11
2Tim 4:6-8.17-18
Mat 16:13-19
30
HM Biasa XIII

1 Raj 19:16b,19-21
Gal 5:1,13-18
Luk 9:51-62
1


Kej 18:16-33
Mat 8:18-22
2


Kej 19:15-29
Mat 8:23-27
3


Ef 2:19-22
Yoh 20:24-29
4

Kej 22:1-19
Mat 9:1-8
5
Kej 23:1-4,19; 24:1-8,62-67
Mat 9:9-13
6


Kej 27:1-5,15-29
Mat 9:14-17
7
HM BIasa XIV
Yes 66:10-14c
Gal 6:14-18
Luk 10:1-12,17-20 atau 10:1-9
8


Kej 28:10-22a
Mat 9:18-26
9

Kej 32:23-33
Mat 9:32-38
10

Kej 41:55-57;42:5-7a,17-24a
Mat 10:1-7
11

Kej 44:18-21,23b-29;45:1-5
Mat 10:7-15
12


Kej 46:1-7,28-30
Mat 10:16-23
13

Kej 49:29-32;50:15-26a
Mat 10:24-33





SURGA
Dikutip dari: Katekismus Gereja Katolik, #1023 - #1029


Orang yang mati dalam rahmat dan persahabatan Allah dan disucikan sepenuhnya, akan hidup selama-lamanya bersama Kristus. Mereka serupa dengan Allah untuk selama-lamanya, karena mereka melihat Dia "dalam keadaan-Nya yang sebenarnya" (1 Yoh 3:2) dari muka ke muka.

"Kami mendefinisikan berkat wewenang apostolik, bahwa menurut penetapan Allah yang umum, jiwa-jiwa semua orang kudus… dan umat beriman yang lain, yang mati sesudah menerima Pembaptisan suci Kristus, kalau mereka memang tidak memerlukan suatu penyucian ketika mereka mati,… atau, kalaupun ada sesuatu yang harus disucikan atau akan disucikan, ketika mereka disucikan setelah mati,… sudah sebelum mereka mengenakan kembali tubuhnya dan sebelum pengadilan umum, sesudah Kenaikan Tuhan dan Penyelamat kita Yesus Kristus ke surga sudah berada dan akan berada di surga, dalam Kerajaan surga dan firdaus surgawi bersama Kristus, sudah bergabung pada persekutuan para malaikat yang kudus, dan sesudah penderitaan dan kematian Tuhan kita Yesus Kristus, jiwa-jiwa ini sudah melihat dan sungguh melihat hakikat ilahi dengan suatu pandangan langsung, dan bahkan dari muka ke muka, tanpa perantaraan makhluk apa pun" (Benediktus XII: DS 1000; bdk. LG 49).

Kehidupan yang sempurna bersama Tritunggal Mahakudus ini, persekutuan kehidupan dan cinta bersama Allah, bersama Perawan Maria, bersama para malaikat dan orang kudus, dinamakan "surga". Surga adalah tujuan terakhir dan pemenuhan kerinduan terdalam manusia, keadaan bahagia tertinggi dan definitif.

Hidup di dalam surga berarti "ada bersama Kristus". Kaum terpilih hidup "di dalam Dia", mempertahankan, atau lebih baik dikatakan, menemukan identitasnya yang sebenarnya, namanya sendiri:

"Hidup berarti ada bersama Kristus; di mana ada Kristus, di sana dengan sendirinya ada kehidupan, di sana ada Kerajaan" (Ambrosius, Luc. 10,121).

Oleh kematian dan kebangkitan-Nya, Yesus Kristus telah "membuka" surga bagi kita. Kehidupan orang bahagia berarti memiliki secara penuh buah penebusan oleh Kristus. Ia mengundang mereka, yang selalu percaya kepada-Nya dan tetap setia kepada kehendak-Nya, mengambil bagian dalam kemuliaan surgawi-Nya. Surga adalah persekutuan bahagia dari semua mereka yang bergabung sepenuhnya dengan Dia.

Misteri persekutuan berbahagia dengan Allah ini dan dengan semua mereka yang berada dalam Kristus, mengatasi setiap pengertian dan setiap gambaran. Kitab Suci berbicara kepada kita mengenai itu dalam gambar-gambar, seperti kehidupan, terang, perdamaian, perjamuan pernikahan meriah, anggur Kerajaan, rumah Bapa, Yerusalem surgawi, dan firdaus: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul dalam hati manusia: semuanya itu disediakan oleh Allah untuk mereka yang mengasihi Dia" (1 Kor 2:9).

Oleh karena Allah itu Mahaagung, maka Ia hanya dapat dilihat, dalam keadaan-Nya yang sebenarnya, apabila Ia sendiri membiarkan manusia melihat misteri-Nya secara langsung dan menyanggupkannya untuk itu. Memandang Allah dalam kemuliaan surgawi-Nya secara demikian dinamakan Gereja "pandangan yang membahagiakan" [visio beatifica].

"Betapa mulianya, betapa gembiranya, kalau engkau diizinkan untuk melihat Allah, kalau engkau mendapat kehormatan, menikmati kegembiraan kebahagiaan dan terang abadi bersama Kristus, Tuhan dan Allahmu… bersama orang-orang benar dan sahabat Allah dalam Kerajaan surga, bergembira atas nikmat kebakaan yang dianugerahkan" (Siprianus, en. 58 10 1).

Mereka yang berbahagia di dalam kemuliaan surga tetap memenuhi kehendak Allah dengan gembira. Mereka melakukan itu juga dalam hubungan dengan manusia lain dan seluruh ciptaan, karena mereka memerintah bersama Kristus; bersama Dia mereka akan "memerintah sampai selama-lamanya" (Why 22:5).




St. Yosephus Cafasso

"Kita telah diciptakan untuk surga, dan surga untuk kita."

~ St Yosef Cafasso




PENGLIHATAN AKAN SURGA

Theresia Neumann (1898 - 1962), seorang stigmatis dan visionaris, dianugerahi banyak penglihatan semasa hidupnya; di antaranya adalah penglihatan-penglihatan mistik mengenai surga yang dialaminya secara rutin pada Hari Raya Semua Orang Kudus. Pada tanggal 1 November 1928, Pastor Naber, pembimbing rohaninya, menulis di catatan harian sebagai berikut:

"Pagi hari pukul 6, Theresia diperkenankan memandang surga. Dalam penglihatan pertama ia melihat Juruselamat, dikelilingi oleh Maria, Yosef, para rasul, keduapuluh empat tua-tua, ketujuh malaikat agung dan suatu himpunan besar malaikat-malaikat lain. Dalam penglihatan kedua ia melihat Juruselamat di antara jiwa-jiwa perawan (keterangan: para imam, anggota ordo religius, para perawan), dan dalam penglihatan ketiga Juruselamat di antara para kudus lainnya. Ia mengenali beberapa di antara mereka, yang telah ia lihat dalam penglihatan-penglihatan sebelumnya atau yang ia kenal semasa hidup mereka.

Semuanya tampak sebagai makhluk-makhluk murni dan cemerlang; di samping Juruselamat, ia melihat dua yang memiliki tubuh yang ditransfigurasikan, Maria dan Elia. Theresia begitu terpikat oleh apa yang ia lihat, hingga ia merindukan kematian…."

Perantaraan bagi Jiwa-jiwa Menderita juga merupakan kepedulian Theresia. Ia merasakan belas-kasihan yang besar bagi jiwa-jiwa menderita yang malang, dan sepanjang waktu mempersembahkan doa-doa dan kurban-kurban demi pembebasan mereka. Kerap kali, ia dapat membebaskan jiwa-jiwa dari purgatorium dan mengalami, betapa jiwa yang bersangkutan amat berterima kasih kepadanya dan dihantar naik ke surga.


Surga dalam Penglihatan dan Mimpi St Yohanes Bosco
Surga - dari Catatan St Faustina Kowalska
Kemuliaan Maria di Surga - dari penglihatan St Brigitta dari Swedia





"Yesus datang untuk mengatakan kepada kita bahwa setiap orang dikehendaki di surga, dan bahwa neraka, yang jarang dibicarakan pada masa sekarang, ada dan kekal bagi mereka yang menutup hati pada kasih-Nya."

~ Paus Benediktus XVI




SURGA VERSUS NERAKA
dikutip dari: Hell plus How to Avoid Hell by Fr. FX Schouppe, S.J. and Thomas A. Nelson.

Seorang lintah darat, yang adalah seorang ayah dari tiga orang putera dalam sebuah keluarga yang menjadi kaya raya karena perbuatan-perbutan dosa, jatuh sakit parah. Ia tahu bahwa ajalnya sudah menjelang, namun demikian ia tak dapat memutuskan untuk melakukan ganti rugi. "Jika aku membayarkan ganti rugi," katanya, "bagaimana dengan anak-anakku?" Bapa pengakuannya, seorang imam yang bijaksana, menggunakan akal cerdiknya demi menyelamatkan jiwa malang ini. Imam mengatakan kepadanya bahwa jika ia ingin sembuh, maka imam akan memberinya suatu obat yang sangat sederhana tapi mahal harganya. "Apakah seribu, duaribu, atau bahkan sepuluhribu francs?" segera si ayah lanjut usia itu menjawab. "Obat apakah itu?" "Pengobatan dengan menuangkan lemak cair dari seorang yang hidup pada tubuh yang sekarat. Tak banyak yang dibutuhkan. Jika kau menemukan orang yang bersedia melakukannya, demi sepuluhribu francs, merelakan satu tangan dibakar kurang dari seperempat jam, maka itu sudahlah cukup."

"Sungguh sayang!" kata laki-laki malang itu. Dengan menghela napas ia berkata, "Aku khawatir tak dapat menemukan orang yang bersedia melakukannya." "Aku akan membantumu," kata sang imam dengan tenang. "Panggillah putera sulungmu; ia mengasihimu; ia akan menjadi ahli warismu; katakan kepadanya, 'Nak, kau dapat menyelamatkan nyawa ayahmu jika kau bersedia merelakan satu tangan dibakar di atas api hanya untuk seperempat jam saja.' Jika ia menolak, tawarkan pada putera kedua, berjanjilah untuk menjadikannya ahli waris sebagai ganti kakaknya. Jika ia menolak juga, maka putera ketiga pastinya akan setuju." Maka, tawaran pun diajukan secara berurutan kepada tiga bersaudara itu, yang, satu sesudah yang lain, menolak dengan ngeri. Maka sang ayah pun murka dan berkata kepada mereka: "Apa? Demi menyelamatkan nyawaku, sakit yang sekejap saja menggentarkan kalian? Dan aku, demi kenyamanan kalian, bersedia ke neraka - dibakar selama-lamanya! Sungguh, aku ini sudah gila." Dan ia bergegas membayar segala hutang-hutangnya tanpa peduli lagi akan kenyamanan hidup anak-anaknya. Ia benar, begitu pula ketiga puteranya. Merelakan satu tangan dibakar, meski hanya seperempat jam saja, bahkan demi menyelamatkan nyawa seorang ayah, adalah pengorbanan yang di luar kekuatan manusia.   


Kisah-kisah Neraka - Bagaimana rasa takut yang kudus akan neraka telah menjadikan tak terbilang banyaknya orang kudus
Catatan dari Suatu Jiwa di Neraka  




"Betapa pastilah indah surga itu! Camkan itu!" ~ Don Bosco

Seorang anak laki-laki berumur limabelas tahun di Turin sedang menghadapi ajal. Ia minta segera dipanggilkan Don Bosco, akan tetapi si imam kudus tak dapat tiba pada waktunya. Seorang imam lain menerima pengakuan dosanya dan si bocah pun meninggal dunia. Ketika Don Bosco tiba di Turin, ia langsung bergegas datang menengoknya. Ketika diberitahukan kepadanya bahwa anak itu telah meninggal dunia, Don Bosco bersikeras bahwa itu "hanyalah sekedar salah paham." Setelah berdoa beberapa saat lamanya dalam kamar si anak yang telah meninggal dunia itu, Don Bosco sekonyong-konyong berseru: "Charles! Bangunlah!" Sungguh mencengangkan mereka semua yang hadir ketika anak laki-laki itu mulai bergerak, membuka kedua matanya, lalu duduk. Melihat Don Bosco, matanya bersinar-sinar.

"Don Bosco, seharusnya aku sekarang berada di neraka!" katanya terbata-bata. "Dua minggu yang lalu aku bersama seorang teman yang berperilaku buruk yang mengajakku berbuat dosa dan di pengakuanku yang terakhir, aku takut mengatakan semua yang terjadi… Oh, aku baru saju bangun dari suatu mimpi yang mengerikan! Aku bermimpi aku sedang berdiri di tepi sebuah tungku raksasa yang dikelilingi oleh segerombolan setan. Mereka hendak mencampakkanku ke dalam api ketika seorang Perempuan yang sangat cantik muncul dan menghentikan mereka. 'Masih ada harapan untukmu, Charles,' katanya kepadaku. 'Kau masih belum diadili!' Tepat pada saat itu aku mendengarmu memanggilku. Oh, Don Bosco! Betapa senang melihatmu lagi! Maukah engkau mendengarkan pengakuanku?"

Sesudah mendengarkan pengakuan si anak, Don Bosco berkata kepadanya, "Charles, sekarang pintu-pintu gerbang surga terbuka lebar untukmu, apakah kau ingin pergi ke sana atau tinggal di sini bersama kami?" Anak itu menerawang jauh sesaat, kedua matanya mulai basah oleh airmata. Hening harap menguasai ruangan. "Don Bosco," akhirnya si anak berkata, "aku lebih suka pergi ke surga." Mereka yang berduka memandang takjub sementara Charles menyandarkan diri pada bantal, menutup kedua matanya, dan sekali lagi tidur dalam istirahat abadi.


Surga, Neraka dan Api Penyucian menurut B. Paus Yohanes Paulus II
Surga, Neraka dan Api Penyucian dalam penglihatan B. Anna Katharina Emmerick
Surga, Neraka dan Api Penyucian dalam penampakan SP Maria Medjugorje





"Allah Bapa kami di surga, PutraMu telah mendahului kami memasuki kemuliaan-Mu. Kami menyadari kepicikan iman dan kebutaan kami, keraguan dan ketakutan kami. Kami mohon, berilah kami cinta kasih, yang berdaya di dunia ini; berilah kami iman, yang tahan uji dalam kebimbangan, berilah kami harapan, yang mendambakan surga di mana kami boleh menikmati pemandangan yang membahagiakan akan Engkau untuk selamanya. Amin."






“Saya ingin mengajak umat Kristiani dengan percaya diri, dan dengan kreativitas yang terbina dan bertanggungjawab, bergabung dalam jejaring hubungan yang dimungkinkan oleh jaman digital. Hal ini bukan saja untuk memuaskan keinginan untuk hadir, tetapi karena jejaring ini merupakan bagian utuh dari hidup manusia. Internet memberikan sumbangsih bagi perkembangan cakrawala intelektual dan spiritual yang lebih kompleks, bentuk-bentuk baru kesadaran berbagi. Di dalam wilayah ini juga kita dipanggil untuk memaklumkan iman kita bahwa Kristus adalah Allah, Penyelamat umat manusia dan Penyelamat sejarah, yang di dalam-Nya segala sesuatu memperoleh kepenuhannya (bdk. Efesus 1:10).”
~ Paus Emeritus Benediktus XVI, Hari Komunikasi Sedunia ke-45, Juni 2011
Wadah bagi para pembaca setia Yesaya untuk saling bertegur sapa, saling sharing, bertukar pikiran, agar masing-masing diteguhkan dan dikuatkan dalam iman dan persaudaraan sejati.








Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, …)
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian …)
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,…)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, …)
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, …)
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, …)
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, …)
 KATEKESE (mengenai berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU


 Yesus Kekasih Ekaristik Kita
 Devosi Kerahiman Ilahi
Yesus Kristus Sahabat Dalam Sakit
 Kesaksian Yesus dan Maria ~ Catalina (Katya) Rivas
 Kisah Hidup Yesus Kristus dan BundaNya oleh B. Anna Katharina Emmerick
 Dukacita Sengsara Tuhan Kita Yesus Kristus oleh B. Anna Katharina Emmerick
 Tujuh Duka Santa Perawan Maria oleh St. Alfonsus Maria de Liguori    
 Anjuran Apostolik "Redemptoris Custos" oleh Paus Yohanes Paulus II  



Belum menemukan informasi yang Anda butuhkan? Silakan pergunakan fasilitas Google Search untuk mempermudah pencarian dengan mengetikkan kata kunci, misalnya “perpuluhan”.





Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net






Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : Juni 2013