Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi Agustus 2019




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
6.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
7.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
8.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
9.   Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
10. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
11. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com
12. Testimony of Catalina (Katya) Rivas, translated by permission of Robert Hughes; Love and Mercy Publications; www.LoveAndMercy.org


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




KALENDER LITURGI: AGUSTUS 2019

Renungan Harian berdasarkan kutipan para paus dan para orang kudus:

MINGGU
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
1


Kel. 40:16-21,34-38; Mat. 13:47-53
2

Im. 23:1,4-11,15-16,27,34b-37; Mat. 13:54-58
3




Im. 25:1,8-17
 Mat. 14:1-12
4
HM Biasa XVIII


Pkh. 1:2; 2:21-23
Kol. 3:1-5.9-11
 Luk. 12:13-21
5
Pemberkatan Gereja Basilik SP Maria

Bil. 11:4b-15
Mat. 14:13-21
6
Dan. 7:9-10,13-14
 2Ptr. 1:16-19;
Luk. 9:28-36
7

Bil. 13:1-2a,25 - 14:1,26-29,34-35; Mat. 15:21-28
8



Bil. 20:1-13
 Mat. 16:13-23
9



Ul. 4:32-40
Mat. 16:24-28
10



2Kor. 9:6-10
 Yoh. 12:24-26
11
HM Biasa XIX
Keb. 18:6-9
Ibr. 11:1-2,8-19 (Ibr. 11:1-2,8-12)
 Luk. 12:32-48 (Luk. 12:35-40)
12

Ul. 10:12-22
Mat. 17:22-27
13


Ul. 31:1-8; Mat. 18:1-5,10,12-14
14


Ul. 34:1-12
 Mat. 18:15-20
15



 Yos. 3:7-10a,11,13-17
Mat. 18:21-19:1
16


Yos. 24:1-13
Mat. 19:3-12
17
HR Kemerdekaan Rep. Indonesia

Sir. 10:1-8
 1Ptr. 2:13-17
Mat. 22:15-21
18
HR SP Maria Diangkat ke Surga
Why. 11:19a; 12:1,3-6a,10ab
 1Kor. 15:20-26
 Luk. 1:39-56
19



Hak. 2:11-19
Mat. 19:16-22
20



Hak. 6:11-24a
Mat. 19:23-30
21



Hak. 9:6-15
 Mat. 20:1-16a
22
SP Maria Ratu



Hak. 11:29-39a
 Mat. 22:1-14
23


Rut. 1:1,3-6,14b-16,22
Mat. 22:34-40
24


Why. 21:9b-14
 Yoh. 1:45-51
25
HM Biasa XXI



Why. 21:9b-14
 Yoh. 1:45-51
26

1Tes. 1:2b-5,8b-10
Mat. 23:13-22
27


1Tes. 2:1-8
Mat. 23:23-26
28



1Tes. 2:9-13
Mat. 23:27-32
29

Yer. 1:17-19
Mrk. 6:17-29
30



1Tes. 4:1-8
Mat. 25:1-13
31



1Tes. 4:9-11
Mat. 25:14-30
1
HM Kitab Suci Nasional
Sir. 3:17-18,20,28-29; Ibr. 12:18-19,22-24a; Luk. 14:1,7-14
2


1Tes. 4:13-17a
Luk. 4:16-30
3


1Tes. 5:1-6,9-11
 Luk. 4:31-37
4


Kol. 1:1-8
Luk. 4:38-44
5


Kol. 1:9-14
 Luk. 5:1-11
6



Kol. 1:15-2
Luk. 5:33-39
7


Kol. 1:21-23
Luk. 6:1-5





KETAMAKAN DAN ORANG KAYA YANG BODOH
dikutip dari: Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku, Jilid 4

Laki-laki itu pergi dengan mengutuki Yesus sementara semua orang yang hadir terguncang dan hendak menghukumnya.

Tetapi Yesus berkeberatan, dengan mengatakan, "Biarkan dia pergi. Mengapa mengotori tanganmu dengan menyerang seorang yang tak berperikemanusiaan? Aku mengampuninya sebab dia kerasukan dan disesatkan oleh setan emas. Ampuni dia juga. Marilah kita, sebaliknya, berdoa bagi orang malang itu agar dia berperikemanusiaan kembali dengan jiwa bebas yang indah."

"Itu benar. Bahkan wajahnya tampak mengerikan karena ketamakannya. Apa kau memperhatikannya?" para murid dan mereka yang dekat dengan si kikir itu saling bertanya satu sama lain.

"Memang benar! Dia tidak terlihat sama seperti sebelumnya."

"Ya. Dan saat dia menolak Guru, dia nyaris menyerang-Nya sementara mengutuki-Nya, dan wajahnya seperti setan."

"Setan penggoda. Dia ingin menghantar Guru ke kejahatan..."

"Dengar," kata Yesus. "Memang benar bahwa perubahan roh tercermin pada wajah orang. Seolah setan muncul di permukaan dia yang dirasukinya. Hanya sedikit orang yang adalah setan, entah dalam perbuatan atau penampilan, tidak menunjukkan siapa mereka. Dan sedikit orang itu sempurna dalam kejahatan dan sepenuhnya dirasuki. Wajah orang benar, sebaliknya, selalu indah, bahkan meski wajahnya secara jasmani cacat, sebab keindahan adikodrati, yang dari batin terpancar pada yang lahiriah. Dan bukan hanya sekedar perkataan, melainkan fakta nyata, bahwa kita melihat kesegaran jasmani juga dalam diri mereka yang bebas dari kejahatan. Jiwa yang di dalam diri kita menyelubungi keseluruhan keberadaan kita. Bau busuk dari jiwa yang rusak mempengaruhi juga tubuh, sementara aroma jiwa yang murni memeliharanya. Jiwa yang rusak mendorong daging pada dosa-dosa percabulan, yang menuakan dan merusakkan tubuh. Jiwa yang murni mendorong tubuh pada hidup yang murni, yang memberi tampilan segar dan memancarkan kemuliaan.

Berusahalah untuk memelihara kemudaan rohanimu tetap murni, atau untuk menghidupkannya kembali, jika kamu sudah kehilangannya, dan waspadalah terhadap ketamakan, baik akan kenikmatan sensual maupun akan kekuasaan. Hidup manusia tidak tergantung pada kelimpahan kekayaannya, baik dalam kehidupan sekarang apalagi dalam kehidupan selanjutnya, kehidupan kekal. Sebaliknya tergantung pada cara hidupnya, juga kebahagiaannya, baik di bumi maupun di surga. Sebab orang yang jahat tidak pernah sungguh bahagia. Sebaliknya, orang yang saleh selalu bahagia dengan sukacita surgawi, bahkan meski dia miskin dan sendirian. Bahkan kematian tidak menyedihkannya. Sebab dia tidak punya dosa atau penyesalan yang membuatnya takut untuk bertemu Allah, pun dia juga tidak menyesali apa yang dia tinggalkan di bumi. Dia tahu bahwa hartanya ada di surga dan seperti orang yang pergi untuk mengambil hak warisannya, warisan suci, dia pergi dengan bahagia dan penuh penyerahan diri menuju kematian, yang membuka baginya gerbang Kerajaan di mana hartanya berada.

Segera kumpulkan hartamu. Mulailah dari masa mudamu, kalian kaum muda, bekerjalah tanpa henti; kalian kaum lanjut usia, yang lebih dekat dengan kematian karena usia. Tetapi karena tanggal kematian tidak diketahui, dan seorang kanak-kanak kerap kali meninggal dunia di hadapan orang tua yang terhormat, janganlah menunda pekerjaan mengumpulkan harta keutamaan dan perbuatan baikmu untuk kehidupan selanjutnya, jangan sampai kematian menjemputmu sebelum kamu menempatkan harta ganjaran di Surga. Banyak orang mengatakan, 'Oh! Aku muda dan kuat! Aku akan bersenang-senang untuk sementara waktu di bumi, dan aku akan berbalik nanti.' Salah besar!

Dengarkan perumpamaan ini. Sebidang tanah milik seorang kaya menghasilkan panen yang melimpah. Panen yang sungguh menakjubkan. Dia tampak bahagia dengan begitu banyak kelimpahan yang menumpuk di ladang-ladang dan lantai-lantai pengirikannya dan yang akan disimpan di lumbung-lumbung bahkan di kamar-kamar rumahnya, karena lumbungnya tidak dapat menampung semuanya. Dia berkata: 'Aku sudah bekerja seperti budak tetapi aku tidak dikecewakan oleh ladang-ladangku. Aku sudah bekerja setara untuk sepuluh panenan, dan aku akan beristirahat selama itu juga. Apa yang harus aku lakukan untuk menyimpan semua hasil panen ini? Aku tak hendak menjualnya, jika tidak, aku akan terpaksa bekerja untuk mendapatkan panenan baru tahun depan. Inilah yang akan aku lakukan: Aku akan merobohkan lumbung-lumbungku dan membangun lumbung-lumbung yang lebih besar, yang mampu menampung semua hasil panenanku dan barang-barangku. Dan lalu aku akan berkata kepada jiwaku: 'Oh, jiwaku! Kau sudah menyisihkan barang-barang untuk bertahun-tahun mendatang. Karenanya, beristirahatlah, makan, minum, dan bersenang-senanglah.' Orang itu, seperti banyak orang lainnya, menyalah-artikan jiwanya sebagai tubuhnya dan mencampur-adukkan yang kudus dan yang cemar, sebab dalam kenyataan yang sesungguhnya jiwa tidak bersukacita dalam pesta pora dan kemalasan, melainkan jiwa merana. Dan orang itu, seperti kebanyakan orang, sesudah panen pertama yang baik di ladang keutamaan, berhenti, sebab dia pikir dia sudah melakukan semuanya.

Tetapi tidak tahukah kamu bahwa begitu kamu menempatkan tanganmu di atas bajak, kamu harus bertekun selama satu, sepuluh, seratus tahun, sepanjang masa hidupmu, sebab berhenti adalah suatu kejahatan terhadap diri sendiri, karena orang menyangkal diri untuk suatu kemuliaan yang terlebih besar, dan itu adalah suatu kemunduran, sebab pada umumnya dia yang berhenti tidak hanya tidak maju lebih jauh, melainkan berbalik kembali? Harta surga harus bertambah dari tahun ke tahun untuk menjadi baik.

Sebab jika Kerahiman lembut terhadap mereka juga yang punya sedikit tahun untuk mengumpulkannya, Kerahiman tidak akan menjadi kaki tangan dari orang-orang malas yang untuk suatu hidup yang panjang tidak berbuat banyak. Ini adalah harta yang bertambah terus-menerus. Jika tidak, itu bukan lagi harta yang menghasilkan buah, melainkan harta yang tidak berbuah, yang merusak kedamaian Surga yang ada.

Allah berkata kepada orang bodoh itu, 'Bodoh! Kamu salah mengira tubuh dan kekayaan bumi sebagai apa itu roh dan kamu mengubah kasih karunia Allah menjadi kejahatan. Malam ini juga tuntutan akan diajukan kepada jiwamu, dan dia akan diambil, dan tubuhmu akan terbaring tanpa nyawa. Dan timbunan kekayaanmu, akan menjadi milik siapakah itu? Akankah kamu membawanya bersamamu? Tidak. Kamu akan datang ke hadapan-Ku dengan tanpa hasil panen duniawi dan tanpa perbuatan rohani dan kamu akan menjadi miskin di kehidupan selanjutnya. Akan lebih baik andai kamu menggunakan hasil panenmu untuk karya-karya belas kasihan demi sesamamu dan demi dirimu sendiri. Sebab andai kamu sudah berbelas kasihan kepada orang-orang lain, kamu pasti sudah berbelas kasihan kepada jiwamu sendiri. Dan daripada berangan-angan kosong, kamu bisa menjalankan perdagangan yang akan mendatangkan keuntungan jujur bagi tubuhmu dan ganjaran besar bagi jiwamu hingga Aku memanggilmu.' Dan orang itu meninggal malam itu juga dan diadili dengan keras. Aku katakan dengan sungguh-sungguh bahwa hal itu terjadi pada mereka yang mengumpulkan harta bagi diri mereka sendiri tetapi tidak tumbuh kaya di mata Allah.

Pergilah sekarang dan petik manfaat dari ajaran yang dijelaskan kepadamu. Damai sertamu."
Selengkapnya silakan baca "Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku" [Puisi Manusia-Allah]





"Publikasikan karya ini [Puisi Manusia-Allah] seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




"INJIL SEBAGAIMANA DIWAHYUKAN KEPADAKU"

oleh: Maria Valtorta


III. TAHUN KEDUA YESUS DI HADAPAN PUBLIK
270.
Keberangkatan ke Arah Tarichea
271.
Berbicara kepada Seorang Ahli Taurat di Tepi Sungai Yordan
272.
Mukjizat Pertama Roti
273.
Yesus Berjalan di atas Air
274.
Karya Belas Kasih Jasmani dan Rohani
275.
Ketamakan dan Orang Kaya yang Bodoh
...




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang mengagumkan. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya."

Vicka Ivankovic-Mijatovic, Visionaris Medjugorje: "Bunda Maria mengatakan bahwa jika seorang ingin mengenal Yesus dia hendaknya membaca Puisi Manusia-Allah oleh Maria Valtorta. Buku itu adalah kebenaran." (Wawancara dengan Attorney Jan Connell dari Pittsburgh Center for Peace, 27 Januari 1988)









"Dukacita Sengsara Tuhan Kita Yesus Kristus"
dari Meditasi B. Anna Katharina Emmerick
mistikus, stigmatis, visionaris (1774 - 1824)

diterbitkan oleh
Marian Centre Indonesia


dengan Nihil Obstat dan Imprimatur




Yang Baru:
 HARUSKAH MENIKAH DI GEREJA KATOLIK? ~ KOMENTAR DAN TANGGAPAN OLEH RD Y. PURBO TAMTOMO
 KESAKSIAN IMAN: KEMATIAN DIA YANG DIKASIHI TUHAN

Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, )
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian )
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, )
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, )
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, )
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, )
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU


Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net



Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : Agustus 2019