Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi April 2014




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic1 Publishing Company; translated by permission of (late) Father Richard Lonsdale
6.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
7.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
8.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
9.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
10. Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
11. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
12. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




KALENDER LITURGI: APRIL 2014
MINGGU
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
1


Yeh 47:1-9,12
Yoh 5:1-3a, 5-16
2


Yes 49:8-15
Yoh 5:17-30
3


Kel 32:7-14
Yoh 5:31-47
4



Keb 2;1a.12-22
Yoh 7:1-2,10,25-30
5


Yer 11:18-20
Yoh 7:40-53
6
HM Prapaskah V


Yeh 37:12-14
Rm 8:8-11
Yoh 11:1-45
7

Dan 13:1-9,15-17,19-30, 33-62
Yoh 8:1-11
8




Bil 21:4-9
Yoh 8:21-30
9


Dan 3:14-20,24-25.28
Yoh 8:31-42
10



Kej 17:3-9
Yoh 8:51-59
11



Yer 20:10-13
Yoh 10:31-42
12



Yeh 37:21-28
Yoh 11:45-56
13
HM Palma


Yes 50:4-7
Flp 2:6-11
Mat 26:14-27:66
14



Yes 42:1-7
Yoh 12:1-11
15




Yes 49:1-6
Yoh 13:21-33,36-38
16


Yes 50:4-9a
Mat 26:14-25
17


Kel 12:1-8,11-14
1Kor 11:23-26
Yoh 13:1-15
18


Yes 52:13-53:12
Ibr 4:14-16;5:7-9
Yoh 18:1-19:42
19
SABTU SUCI
Kej 1:1-2:2
Kel 14:15-15:1
Yes 54:5-14
Rm 6:3-11
Mat 28:1-10
20

Kis 10:34a.37-43
Kol 3:1-4 atau 1Kor 5:6b-8
Yoh 20:1-9
21



Kis 2:14,22-33
Mat 28:8-15
22


Kis 2:36-41
Yoh 20:11-18
23



Kis 3:1-10
Luk 24:13-35
24


Kis 3:11-26
Luk 24:35-48
25


Kis 4:1-12
Yoh 21:1-14
26



Kis 4:13-21
Mrk 16:9-15
27
HM Paskah II

Kis 2:42-47
1 Ptr 1:3-9
Yoh 20:19-31
28


Kis 4:23-31
Yoh 3:1-8
29

Kis 4:32-37
Yoh 3:7b-15
30


Kis 5:17-26
Yoh 3:16-21
1


Kis 5:27-33
Yoh 3:31-36
2


Kis 5:34-42
Yoh 6:1-15
3

1 Kor 15:1-8
Yoh 14:6-14
4
HM Paskah III


Kis 2:14,22-33
1Ptr 1:17-21
Luk 24:13-35
5


Kis 6:8-15
Yoh 6:22-29
6


Kis 7:51-8:1a
Yoh 6:30-35
7



Kis 8:1b-8
Yoh 6:35-40
8


Kis 8:26-40
Yoh 6:44-51
9


Kis 9:1-20
Yoh 6:52-59
10


Kis 9:31-42
Yoh 6:60-69





MARIA VALTORTA DAN PUISI MANUSIA-ALLAH
oleh: Glenn Dallaire

Maria Valtorta adalah seorang perempuan awam Italia yang luar biasa, seorang mistikus yang kepadanya dianugerahkan serangkaian penglihatan akan kehidupan Tuhan kita, dimulai sebelum kelahiran-Nya, dan berakhir dengan Kenaikan Santa Perawan Maria ke surga.

Tuhan kita memerintahkannya untuk menuliskan penglihatan-penglihatan ini, dan ia dengan penuh kasih taat, meskipun pada waktu itu (dan hingga akhir hayatnya) ia sama sekali tak dapat meninggalkan tempat tidurnya karena cedera tulang belakang, dan menderita hebat akibat komplikasi dari setidaknya dua penyakit serius lainnya. Maria mulai menuliskan penglihatan-penglihatannya pada buku-buku catatan pada tahun 1943 dan terus menuliskannya (bahkan selama perang) hingga tahun 1953. Ketika selesai, penglihatan-penglihatan itu, yang meliputi seluruh kehidupan Tuhan kita, terdiri dari sekitar sepuluh ribu halaman tulisan tangan, yang kemudian disusun dan diterbitkan menjadi sebuah karya besar berjudul "The Poem of the Man-God " ("Puisi Manusia-Allah"), Centro Editoriale Valtortiano srl, 1989.

Bersama dengan karya luar biasa Puisi Manusia-Allah, Maria juga dianugerahi tambahan limaribu halaman tulisan tangan lainnya, yang meliputi penjelasan atas ayat-ayat Kitab Suci yang disampaikan kepadanya oleh malaikat pelindungnya (bernama Azarya), bersama dengan beberapa informasi luar biasa mengenai biografi dan sejarah para martir Kristen pertama (sebagian dari mereka kemartirannya ia lihat dalam penglihatan-penglihatan yang dianugerahkan kepadanya), dan beberapa pelajaran doktrin yang disampaikan kepadanya melalui "suara batin" yang juga dikenal sebagai ungkapan batin [interior locution]. Sebagian dari karya-karya ini sekarang telah dipublikasikan dengan judul "Maria Valtorta - Buku Catatan" yang diterbitkan dalam beberapa serial buku, dan juga "Kitab Azarya" yang berisi bimbingan rohani dan informasi pencerahan yang disampaikan malaikat pelindungnya.

Maria memiliki kasih yang luar biasa kepada Allah dan kepada jiwa-jiwa. Orang sering datang mengunjunginya agar dikuatan dan disemangati oleh perkataannya dan senyumnya yang lemah lembut. Sebab dirinya sendiri telah mengalami begitu banyak penderitaan, ia mengerti rasa sakit dan penderitaan mereka, dan dapat membimbing dan mendorong mereka untuk menerima salib hidup sehari-hari. "Kerasulan Rohani" bagi jiwa-jiwa hanyalah sebagian dari hidupnya sebagai jiwa yang berkurban, yang terdiri terutama atas penyerahan penderitaannya yang banyak itu dalam persatuan dengan Yesus sebagai silih bagi para pendosa. Dalam penglihatannya, Yesus sering menyebutnya "Yohanes kecil", mengacu pada Rasul Yohanes yang dikasihi-Nya, ia yang sangat mengasihi Yesus. Hidup Maria Valtorta dapat dibagi menjadi dua tahap: Pertama, dari kelahirannya hingga ke kelumpuhan kedua kakinya pada usia 37 tahun; yang kedua dari masa kelumpuhannya, yang membuatnya sama sekali terbaring di tempat tidur hingga wafatnya pada tahun 1961, 27 tahun kemudian.


Puisi Manusia-Allah





"Publikasikan karya ini seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




PELAJARAN PERTUKANGAN PERTAMA YANG DIBERIKAN KEPADA YESUS
dikutip dari: Puisi Manusia-Allah, Vol. 1

... YESUS bersabda:

St. Yusuf, tukang kayu & Kanak-kanak Yesus"Aku telah menghiburmu, jiwa terkasih-Ku, dengan sebuah penglihatan akan masa kanak-kanak-Ku, yang bahagia dalam kemiskinannya, sebab dilingkupi oleh kasih dari dua orang kudus, terbesar yang pernah dimiliki dunia. Mereka mengatakan bahwa Yosef adalah bapa asuh-Ku. Oh! Jika, sebagai seorang laki-laki ia tiada dapat menyusui-Ku, seperti yang dilakukan BundaKu Maria, ia bekerja sungguh sangat keras, demi memberi-Ku roti dan kenyamanan dan ia memiliki kelembutan penuh kasih seorang ibu sejati. Darinya Aku belajar - dan tiada pernah seorang murid memiliki guru yang terlebih lemah lembut - Aku belajar segalanya yang menjadikan seorang kanak-kanak seorang dewasa, dan seorang laki-laki yang harus bekerja demi makanannya sendiri. Meski Inteligensi-Ku, sebagai Putra Allah adalah sempurna, kalian harus berpikir dan percaya bahwa Aku tak hendak sok pamer dengan menyimpang dari karakteristik dan kemampuan kelompok usia-Ku sendiri. Karenanya, dengan merendahkan kesempurnaan intelektual ilahi-Ku ke kesempurnaan intelektual manusia, Aku menundukkan DiriKu sendiri dengan memiliki manusia sebagai guru-Ku, dan perlunya seorang guru. Meski Aku belajar dengan cepat dan senang hati, hal itu tidak menjauhkan si orang benar dari ganjaran menjadi orang yang memberi makan benak muda-Ku dengan gagasan-gagasan yang perlu untuk hidup.

Bahkan kini setelah Aku di Surga Aku tiada dapat melupakan saat-saat bahagia yang Aku lewatkan bersama Yosef, yang, seolah ia sedang bermain dengan-Ku, membimbing-Ku ke tahap cakap bekerja. Dan apabila Aku memandang dia yang dianggap sebagai bapa-Ku, Aku sekali lagi melihat kebun kecil sayur-mayur dan buah-buahan dan bengkel berasap, dan Aku masih seolah melihat Bunda mengintip ke dalam dengan senyum-Nya yang menawan yang mengubah tempat itu menjadi Firdaus dan menjadikan kami begitu bahagia.

Betapa banyak keluarga-keluarga hendaknya belajar dari kesempurnaan pasangan ini yang saling mengasihi satu sama lain seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain!

Yosef adalah kepala keluarga, dan karenanya, kuasanya tak tersangkal dan tak diragukan: di hadapannya Mempelai dan Bunda Allah membungkuk hormat dan Putra Allah menundukkan DiriNya dengan sukarela. Apapun yang diputuskan Yosef untuk dilakukan, dilakukan dengan baik: tak ada diskusi, tak ada pertanyaan-pertanyaan mendetail, tak ada pertentangan. Perkataannya adalah hukum kecil kami. Dan meski begitu, betapa besar kerendahan hati dalam dirinya! Tidak pernah ada penyalahgunaan kuasa, atau keputusan yang tak masuk akal hanya karena ia adalah kepala keluarga. Mempelainya adalah penasehatnya yang termanis. Dan jika dalam kerendahan hati-Nya yang besar Ia menganggap DiriNya sebagai pelayan dari pasangan-Nya, ia mengambil dari-Nya kebijaksanaan Penuh Rahmat, terang untuk membimbingnya dalam segala peristiwa.

Dan Aku tumbuh laksana sekuntum bunga yang dinaungi oleh pohon-pohon yang kokoh, di antara dua kasih itu yang terjalin di atas-Ku, demi melindungi-Ku, dan mengasihi-Ku.

... Akhirnya Aku ingin menarik perhatian para orangtua mengenai bagaimana Yosef menjadikan-Ku seorang pekerja yang cakap, tanpa bantuan ilmu mengajar. Segera setelah Aku cukup besar untuk menggunakan alat-alat, ia tidak membiarkan-Ku menganggur, melainkan ia mulai mengajari-Ku untuk bekerja dan ia memanfaatkan kasih-Ku kepada Maria sebagai sarana untuk menyemangati-Ku bekerja. Aku harus membuat barang-barang yang berguna bagi Bunda. Itulah cara bagaimana menanamkan hormat yang harus dimiliki setiap anak bagi ibundanya dan pengajaran untuk tukang kayu mendatang atas dasar dorongan rasa hormat dan kasih itu.

Di manakah sekarang keluarga-keluarga di mana anak-anak kecil diajari untuk mencintai pekerjaan sebagai suatu sarana untuk menyenangkan hati orangtua mereka? Anak-anak, sekarang ini, adalah raja lalim di rumah. Mereka tumbuh sulit diatur, acuh tak acuh, berlaku buruk terhadap orangtua mereka. Mereka menganggap orangtua mereka sebagai pelayan mereka, budak mereka. Mereka tidak mengasihi orangtua mereka dan mereka pun sedikit dikasihi oleh orangtua mereka. Alasannya adalah, ketika kalian membiarkan anak-anak kalian menjadi orang-orang sok berkuasa yang tak menyenangkan, kalian menjauhkan diri dari mereka dengan keacuhan yang memalukan.

Mereka adalah anak-anak semua orang, terkecuali anak kalian, wahai para orangtua abad keduapuluh. Mereka adalah anak-anak babysitter, pemerintah, perguruan tinggi, jika kalian kaya. Mereka milik teman-temannya, mereka adalah anak-anak jalanan, sekolah, jika kalian miskin. Tapi mereka bukan anak-anak kalian. Kalian, para ibu, melahirkan mereka dan itu saja. Dan kalian, para ayah, melakukan yang tepat sama. Tetapi seorang anak bukan hanya daging. Ia punya pikiran, hati, jiwa. Percayalah pada-Ku, tak ada yang lebih berhak dan berkewajiban dari seorang ayah dan seorang ibu untuk membentuk pikiran itu, hati itu, jiwa itu.

Sebuah keluarga itu perlu: ada dan harus ada. Tak ada teori ataupun kemajuan yang dapat mematahkan kebenaran ini tanpa mengakibatkan kehancuran. Sebuah keluarga yang terpecah-belah hanya dapat menghasilkan laki-laki dan perempuan yang di masa mendatang akan lebih sesat, dan akan mengakibatkan kehancuran yang terlebih dan terlebih besar lagi. Dan dengan sungguh-sungguh Aku katakan kepada kalian bahwa adalah lebih baik jika tak ada lagi perkawinan dan tak ada lagi anak-anak di dunia, daripada memiliki keluarga-keluarga yang kurang bersatu dibandingkan kelompok monyet-monyet, keluarga-keluarga yang bukanlah sekolah keutamaan, kerja, kasih, agama, melainkan sebuah babel di mana semua orang hidup sesukanya sendiri lepas kendali, yang berakhir dengan kehancuran.

Keluarga-keluarga yang terpecah. Kalian menghancurkan cara paling kudus dalam hidup sosial dan kalian melihat dan menanggung konsekuensinya. Kalian bisa terus begitu, jika kalian memang menghendakinya. Akan tetapi jangan mengeluh jika dunia ini menjadi suatu neraka yang terlebih dan terlebih dalam, suatu tempat tinggal bagi monster-monster yang melahap keluarga-keluarga dan bangsa-bangsa. Kalian menghendakinya. Jadilah demikian."  


Selengkapnya silakan baca "Puisi Manusia-Allah"




"PUISI MANUSIA-ALLAH"

I. KELAHIRAN DAN KEHIDUPAN TERSEMBUNYI MARIA DAN YESUS
...
32.
Yesus Dipersembahkan di Bait Allah
33.
Ninabobo Sang Perawan
34.
Sembah Sujud Para Majus
35.
Pengungsian ke Mesir
36.
Keluarga Kudus di Mesir
37.
Pelajaran Pertukangan Pertama yang Diberikan kepada Yesus
...




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang luar biasa. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya. Engkau sendiri, Nak, telah melihat reaksi-reaksi marah Setan…. Kau telah melihat pertentangan hingga banyak imam menolak karya ini. Ini juga membuktikan, Nak, bahwa ia yang tidak mengenali dalam Puisi itu aroma Ilahi, parfum adikodrati, memiliki jiwa yang terbeban dan suram."





“Saya ingin mengajak umat Kristiani dengan percaya diri, dan dengan kreativitas yang terbina dan bertanggungjawab, bergabung dalam jejaring hubungan yang dimungkinkan oleh jaman digital. Hal ini bukan saja untuk memuaskan keinginan untuk hadir, tetapi karena jejaring ini merupakan bagian utuh dari hidup manusia. Internet memberikan sumbangsih bagi perkembangan cakrawala intelektual dan spiritual yang lebih kompleks, bentuk-bentuk baru kesadaran berbagi. Di dalam wilayah ini juga kita dipanggil untuk memaklumkan iman kita bahwa Kristus adalah Allah, Penyelamat umat manusia dan Penyelamat sejarah, yang di dalam-Nya segala sesuatu memperoleh kepenuhannya (bdk. Efesus 1:10).”
~ Paus Emeritus Benediktus XVI, Hari Komunikasi Sedunia ke-45, Juni 2011
Wadah bagi para pembaca setia Yesaya untuk saling bertegur sapa, saling sharing, bertukar pikiran, agar masing-masing diteguhkan dan dikuatkan dalam iman dan persaudaraan sejati.








Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, …)
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian …)
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,…)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, …)
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, …)
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, …)
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, …)
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU


 Yesus Kekasih Ekaristik Kita
 Devosi Kerahiman Ilahi
Yesus Kristus Sahabat Dalam Sakit
 Kesaksian Yesus dan Maria ~ Catalina (Katya) Rivas
 Kisah Hidup Yesus Kristus dan BundaNya oleh B. Anna Katharina Emmerick
 Dukacita Sengsara Tuhan Kita Yesus Kristus oleh B. Anna Katharina Emmerick
 Tujuh Duka Santa Perawan Maria oleh St. Alfonsus Maria de Liguori    
 Anjuran Apostolik "Redemptoris Custos" oleh Paus Yohanes Paulus II  



Belum menemukan informasi yang Anda butuhkan? Silakan pergunakan fasilitas Google Search untuk mempermudah pencarian dengan mengetikkan kata kunci, misalnya “perpuluhan”.





Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net






Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : April 2014