Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi Februari 2017




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic1 Publishing Company; translated by permission of (late) Father Richard Lonsdale
6.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
7.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
8.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
9.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
10. Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
11. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
12. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




KALENDER LITURGI: FEBRUARI 2017


MINGGU
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
1


Ibr. 12: 4-7,11-15
Mrk. 6:1-6
2
Mal. 3:1-4 atau
Ibr. 2:14-18
Luk. 2:22-40
3



Ibr. 13:1-8
Mrk. 6:14-29
4

Ibr. 13: 15-17,20-21
Mrk. 6:30-34
5
HM Biasa V


Yes. 58:7-10
1Kor. 2:1-5
Mat. 5:13-16
6



Kej. 1:1-19
Mrk. 6:53-56
7


Kej. 1:20-2:4a
 Mrk. 7:1-13
8


Kej. 2:4b-9,15-17
Mrk. 7:14-23
9

Kej. 2:18-25
Mrk. 7:24-30
10



Kej. 3:1-8
Mrk. 7:31-371
11



Kej. 3:9-24
Mrk. 8:1-10
12
HM Biasa VI


Sir. 15:15-20
1Kor. 2:6-10
Mat. 5:17-37
13


Kej. 4:1-15,25
Mrk. 8:11-13
14


Kej. 6:5-8,7:1-5,10
 Mrk. 8:14-21
15


Kej. 8:6-13,20-22; Mrk. 8:22-26
16



Kej. 9:1-13
Mrk. 8:27-33
17

Kej. 11:1-9
Mrk. 8:34-9:1
18



Ibr. 11:1-7
Mrk. 9:2-13
19
HM Biasa VII


Im. 19:1-2,17-18
1Kor. 3:16-23
Mat. 5:38-48
20



Sir. 1:1-10
Mrk. 9:14-29
21


Sir. 2:1-11
Mrk. 9:30-37
22



1Ptr. 5:1-4
Mat. 16:13-19
23



Sir. 5:1-8
Mrk. 9:41-50
24


Sir. 6:5-17
Mrk. 10:1-12
25


Sir. 17:1-15
Mrk. 10:13-16
26
HM Biasa VIII


Yes. 49:14-15
1Kor. 4:1-5
Mat. 6:24-34
27


Sir. 17:24-29
Mrk. 10:17-27
28


Sir. 35:1-12
Mrk. 10:28-31
1
RABU ABU


Yl. 2:12-18
2Kor. 5:20-6:2
Mat. 6:1-6,16-18
2


Ul. 30:15-20
Luk. 9:22-25
3


Yes. 58:1-9a
 Mat. 9:14-15
4



Yes. 58:9b-14
Luk. 5:27-32





PERUMPAMAAN TENTANG PENABUR
dikutip dari: Puisi Manusia-Allah, Vol. 3

Yesus mengarahkan langkah kaki-Nya menuju danau guna menghindari dihimpit oleh orang banyak. Petrus bertindak cekatan dalam mengarahkan perahu beberapa yard dari tepian, sehingga suara Yesus dapat terdengar oleh semua orang, namun dengan suatu jarak antara Ia dan mereka yang mendengarkan....

"Dengarkanlah, dan mungkin kalian akan memahami lebih baik bagaimana suatu perbuatan yang sama dapat menghasilkan buah-buah yang berbeda.

Seorang penabur keluar untuk menabur. Dia memiliki banyak ladang dari berbagai jenis. Dia mewarisinya sebagian dari ayahnya, di atas mana karena kecerobohannya dia sudah membiarkan tanam-tanaman berduri berkembang-biak. Ladang-ladang lainnya dibeli olehnya: dia membelinya dari seorang yang sembrono dan dia membiarkan ladang-ladang itu sebagaimana adanya. Di ladang-ladang lain ada banyak jalan pintas, sebab orang itu suka kenyamanan dan tidak suka berjalan jauh apabila pergi dari satu tempat ke tempat lainnya. Akhirnya, ada sebagian ladang, yang paling dekat dengan rumahnya, yang dirawatnya agar dia memiliki pemandangan yang menyenangkan di di depan rumahnya. Ladang-ladang itu bebas dari bebatuan, semak-duri, rumput liar dan sebagainya.

Demikianlah orang itu mengambil kantong biji gandum kualitas unggul, dan mulai menabur. Benih jatuh di tanah lembut yang baik, yang sudah dibajak, disiangi, dipupuk, di ladang-ladang dekat rumah. Benih disebar di ladang-ladang dengan banyak jalan pintas dan jalan setapak, yang membagi-bagi ladang menjadi petak-petak kecil, dan menyebabkan juga tanah yang subur diselubungi oleh debu yang kotor dan kering. Sebagian benih jatuh di ladang-ladang di mana kebodohan orang itu sudah membiarkan tumbuh-tumbuhan berduri berkembang-biak. Bajak telah membalikkan tumbuh-tumbuhan itu, sehingga seolah-olah tidak ada, tetapi tumbuh-tumbuhan itu masih ada, sebab hanya api, pemusnah tumbuh-tumbuhan liar sampai ke akar-akarnya, yang dapat mencegahnya tumbuh kembali. Benih terakhir jatuh pada ladang-ladang yang baru saja dibelinya dan dibiarkan sebagaimana adanya, tanpa dibajak dan tanpa menyingkirkan segala bebatuan, yang sudah tertanam ke dalam tanah membentuk suatu pavement di atas mana tak ada satu tanaman pun dapat berakar. Sesudah menebar semua benih, dia pulang ke rumah dan berkata: 'Sungguh baggus! Yang perlu aku lakukan hanyalah menantikan hasil panen.' Dan dia bergembira sebab sementara bulan-bulan berlalu, dia melihat tunas-tunas muncul subur di ladang-ladang dekat rumahnya dan bertumbuh... oh! betapa lautan yang sedap dipandang mata! dan tanam-tanaman itu berubah keemasan dan memadahkan hosana kepada matahari, sementara satu berkas bergesekan dengan berkas yang lain. Orang itu berkata kepada dirinya sendiri: 'Semua ladang-ladangku seperti ladang-ladang yang ini! Marilah kita menyiapkan sabit dan lumbung. Betapa berlimpah makanan! Betapa berlimpah emas!' Dan dia bergembira…

Dia menuai gandum di ladang-ladang terdekat dan sesudahnya dia pergi ke ladang-ladang yang dia warisi dari ayahnya dan yang dibiarkannya dalam keadaan liar. Dan dia terkejut. Tanam-tanaman muncul, sebab ladang-ladangnya baik dan tanah yang diolah oleh ayahnya juga baik dan subur. Namun kesuburannya mempengaruhi juga tumbuh-tumbuhan berduri yang sudah dibalikkan tetapi tidak dimusnahkan. Tumbuh-tumbuhan berduri itu tumbuh kembali dan membentuk suatu langit-langit semak duri yang sangat rimbun, melalui mana tanam-tanaman gandum tidak dapat muncul, terkecuali beberapa berkas saja, dan tanam-tanaman itu sama sekali terhimpit.

Orang itu berkata: 'Aku mengabaikan tempat ini. Tapi tidak ada semak duri di ladang-ladang yang lain, jadi mestinya ladang-ladang itu baik-baik saja.' Dan dia pergi ke ladang-ladang yang baru dibelinya beberapa waktu sebelumnya. Keterkejutan dan kesedihannya semakin bertambah. Daun-daun gandum yang tipis dan layu bertebaran di mana-mana bagai jerami kering. Bukan apa-apa selain jerami kering. 'Bagaimana mungkin?' erangnya. Padahal tidak ada duri di sini! Dan dari benih yang sama! Dan benih itu telah muncul sebagai tunas-tunas yang gemuk dan indah. Hal itu dapat dilihat dari dedaunannya yang banyak dan berbentuk sempurna. Lalu mengapa semuanya layu sebelum menjadi berkas-berkas gandum?' Dan dengan sesal mendalam dia mulai menggali tanah untuk melihat apakah ada liang-liang tikus mondok atau hama lainnya. Tidak ada serangga ataupun hewan pengerat. Tetapi betapa banyak bebatuan! Sebuah terowongan batu! Ladang-ladang itu secara gamblang dipaving dengan kepingan-kepingan batu dan sedikit tanah yang menyelimutinya sungguh menipu. Oh! andai dia membajak dalam pada waktu yang tepat! Oh! andai dia menggali tanah sebelum menerima ladang-ladang itu dan membelinya sebagai ladang-ladang yang baik! Oh! andai, sesudah kesalahan yang dilakukannya dalam membeli apa yang ditawarkan kepadanya tanpa memastikan bahwa ladang-ladang itu baik, andai setidaknya dia memperbaiki keadaan ladang-ladang itu dengan bekerja keras! Sekarang sudah terlambat dan segala penyesalan tidak ada gunanya.

Orang itu berdiri, dan, dengan patah semangat, dia pergi ke ladang-ladang di mana dia sudah membangun banyak jalan demi kenyamanannya... dan murka karena sedih, dia mengoyakkan pakaiannya. Sama sekali tidak ada apa-apa di sana... Tanah pekat ladang diselimuti lapisan tipis abu putih… Orang itu roboh ke atas tanah sembari mengerang: 'Tapi kenapa di sini? Tidak ada bebatuan, tidak ada semak duri di sini, sebab ini adalah ladang-ladang kami. Kakekku, ayahku dan aku selalu memilikinya dan selama bertahun-tahun kami membuatnya subur. Aku yang membangun jalan-jalan, aku sudah menyingkirkan sebagian tanah, tapi itu tidak akan dapat menjadikannya sangat tandus...' Dia masih meratap ketika dia menerima jawaban dukanya dari sekawanan burung yang terbang antusias dari jalan-jalan pintas ke ladang dan kembali ke jalan-jalan pintas mencari-cari benih… Ladang, yang telah berubah menjadi suatu jaringan jalan pintas, yang di pinggir-pinggirnya benih jatuh, telah menarik banyak burung, yang pertama-tama memakan benih yang ada di jalan-jalan dan lalu benih-benih di ladang, hingga ke butir terakhir.

Jadi benih yang sama, yang ditaburkan di semua ladang-ladang, yang telah menghasilkan seratus, enampuluh, tigapuluh kali lipat di beberapa ladang, tidak menghasilkan apa-apa di ladang-ladang yang lain. Dengarkanlah, barangsiapa yang memiliki telinga. Benih adalah Sabda: yang sama untuk semua orang. Tempat-tempat di mana benih jatuh: hati kalian....
Selengkapnya silakan baca "PUISI MANUSIA-ALLAH"





"Publikasikan karya ini [Puisi Manusia-Allah] seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




"PUISI MANUSIA-ALLAH"
Maria Valtorta (1897-1961)

III. TAHUN KEDUA YESUS DI HADAPAN PUBLIK
176.
Sabat sesudah Khotbah. Di Kaki Gunung
177.
Hamba Centurion Disembuhkan
178.
Yesus Bertemu Tiga Orang yang Ingin Mengikuti-Nya
179.
Perumpamaan tentang Penabur
180.
Pengajaran Kepada Para Rasul di Dapur Petrus dan Berita Penangkapan Pembaptis
181.
Perumpamaan Tentang Lalang
182.
Dalam Perjalanan-Nya ke Magdala Yesus Berbicara kepada Beberapa Gembala
...




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang luar biasa. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya. Engkau sendiri, Nak, telah melihat reaksi-reaksi marah Setan…. Kau telah melihat pertentangan hingga banyak imam menolak karya ini. Ini juga membuktikan, Nak, bahwa ia yang tidak mengenali dalam Puisi itu aroma Ilahi, parfum adikodrati, memiliki jiwa yang terbeban dan suram."

Vicka Ivankovic-Mijatovic, Visionaris Medjugorje: "Ya. Puisi Manusia-Allah oleh Maria Valtorta, sepuluh jilid. Bunda Maria mengatakan bahwa Puisi Manusia-Allah adalah kebenaran. Bunda Maria mengatakan bahwa jika seorang ingin mengenal Yesus dia hendaknya membaca Puisi Manusia-Allah oleh Maria Valtorta. Buku itu adalah kebenaran." (Wawancara dengan Attorney Jan Connell dari Pittsburgh Center for Peace, 27 Januari 1988)




Para Martir Nagasaki
St. Josephine Bakhita



6 Februari
8 Februari
14 Februari
1 Maret




Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, …)
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian …)
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,…)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, …)
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, …)
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, …)
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, …)
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU



Belum menemukan informasi yang Anda butuhkan? Silakan pergunakan fasilitas Google Search untuk mempermudah pencarian dengan mengetikkan kata kunci, misalnya “perpuluhan”.





Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net






Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : Februari 2017