Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi April 2017




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic1 Publishing Company; translated by permission of (late) Father Richard Lonsdale
6.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
7.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
8.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
9.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
10. Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
11. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
12. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




KALENDER LITURGI: APRIL 2017


MINGGU
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
1


Yer. 11:18-20
Yoh. 7:40-53
2
HM Prapaskah V


Yeh. 37:12-14
Rm. 8:8-11
Yoh. 11:1-45
3

Dan. 13:1-9,15-17,19-30,33-62
Yoh. 8:1-11
4



Bil. 21:4-9
Yoh. 8:21-30
5

Dan. 3:14-20,24-25,28
Yoh. 8:31-42
6



Kej. 17:3-9
 Yoh. 8:51-59
7


Yer. 20:10-13
Yoh. 10:31-42
8




Yeh. 37:21-28
Yoh. 11:45-56
9
HM PALMA

Mat. 21:1-11
Yes. 50:4-7
Flp. 2:6-11
Mat. 26:14-27:66
10



Yes. 42:1-7
Yoh. 12:1-11
11


Yes. 49:1-6
Yoh. 13:21-33,36-38
12



Yes. 50:4-9a
Mat. 26:14-25
13
KAMIS PUTIH


Kel. 12:1-8,11-14
1Kor. 11:23-26
 Yoh. 13:1-15
14
JUMAT AGUNG


Yes. 52:13-53:12
 Ibr. 4:14-16; 5:7-9
 Yoh. 18:1-19:42
15
MALAM PASKAH
Kej 1:1-2:2
Kel 14:15-15:1
Yes 54:5-14
Rm 6:3-11
Mat 28:1-10
16
HR Paskah

Kis 10:34a.37-43
Kol 3:1-4 atau 1Kor 5:6b-8
Yoh 20:1-9
17


Kis. 2:14,22-32
Mat. 28:8-15
18


Kis. 2:36-41
Yoh. 20:11-18
19



Kis. 3:1-10
Luk. 24:13-35
20


Kis. 3:11-26
 Luk. 24:35-48
21



Kis. 4:1-12
Yoh. 21:1-14
22


Kis. 4:13-21
Mrk. 16:9-15
23
HM Paskah II
HM Kerahiman Ilahi
Kis. 2:42-47
1Ptr. 1:3-9
Yoh. 20:19-31
24


Kis. 4:23-31
Yoh. 3:1-8
25


1Ptr. 5:5b-14
Mrk. 16:15-20
26



Kis. 5:17-26
Yoh. 3:16-21
27



Kis. 5:27-33
Yoh. 3:31-36
28



Kis. 5:34-42
Yoh. 6:1-15
29


Kis. 6:1-7
Yoh. 6:16-21
30
HM Paskah III


Kis. 2:14,22-33
1Ptr. 1:17-21
Luk. 24:13-35
1



Kis. 6:8-15
Yoh. 6:22-29
2



Kis. 7:51-8:1a
Yoh. 6:30-35
3


1Kor. 15:1-8
Yoh. 14:6-14
4


Kis. 8:26-40
Yoh. 6:44-51
5


Kis. 9:1-20
Yoh. 6:52-59
6


Kis. 9:31-42
Yoh. 6:60-69





YESUS WAFAT DEMI MENEBUS SEGENAP ORANG-ORANG BERDOSA
dikutip dari: Puisi Manusia-Allah, Vol. 3

Maria pergi keluar dan sebentar kemudian kembali dengan menggandeng Aglae [seorang perempuan pendosa]... yang masuk dengan kepala tertunduk, wajahnya semakin memerah di setiap langkah, dan aku pikir bahwa dia akan sudah berlutut di ambang pintu, jika Maria tidak dengan lembut menariknya pada Yesus.

"Ini, Nak, perempuan yang sudah begitu lama mencari Engkau. Dengarkanlah dia," kata Maria ketika Ia dekat Yesus dan lalu undur diri, dengan menarik tirai-tirai menutupi pintu-pintu yang terbuka lebar dan menutup pintu yang dekat dengan tangga.

Aglae meletakkan tas kecil yang dibawanya pada bahunya, lalu dia berlutut di depan kaki Yesus dan meledak dalam tangis. Dia prostratio di lantai, kepalanya beristirahat pada lengan-lengannya yang disilangkan di atas lantai.

"Janganlah menangis seperti itu. Ini bukan saatnya untuk mencucurkan airmata. Seharusnyalah kau menangis pada waktu kau membenci Allah. Bukan sekarang sesudah kau mencintai-Nya dan dicintai oleh-Nya."

Tapi Aglae terus menangis…

"Tidakkah kau percaya bahwa itu benar?"

Aglae berhasil berbicara di sela isak-tangisnya: "Aku mencintai-Nya, itu benar, sebaik yang aku dapat… Tapi meski aku tahu dan percaya bahwa Allah itu Murah-hati aku tak dapat sungguh berharap untuk dicintai oleh-Nya. Aku telah berdosa terlalu banyak… Mungkin suatu hari nanti aku akan dicintai… Tapi aku masih harus menangis sangat banyak… Sementara ini aku sendirian dalam cintaku. Sama sekali sendirian… Bukan kesendirian putus asa akan masa lalu. Melainkan kesendirian penuh kerinduan akan Allah, hingga tak lagi tanpa harapan... tapi sangat menyedihkan…"

"Aglae, betapa masih sedikitnya kau mengenal Allah! Kerinduan akan Dia merupakan bukti bahwa Allah tengah membalas cintamu, bahwa Ia adalah Sahabat-mu, Yang memanggilmu, mengundangmu dan menginginkanmu. Allah tak dapat tinggal tanpa perasaan menghadapi kerinduan suatu makhluk, sebab Ia, Allah dan Pencipta dari segala makhluk, Yang membangkitkan kerinduan itu dalam hati. Ia membangkitkannya sebab Ia mencintai dengan cinta yang istimewa jiwa yang sekarang merindukan-Nya. Kerinduan Allah selalu mendahului kerinduan makhluk, sebab Ia adalah Yang Paling Sempurna dan karenanya cinta-Nya jauh lebih hebat dan bernyala-nyala dari cinta makhluk."   

"Tapi bagaimana dapat Allah mencintai kekotoranku?"

"Janganlah berupaya untuk memahami dengan intelligensimu. Allah adalah abyss kerahiman, yang tak dapat dipahami oleh intelligensi manusia. Tapi apa yang tak dapat dipahami oleh intelligensi manusia, dipahami oleh intelligensi cinta, cinta dari roh. Roh memahami dan dengan penuh percaya menembusi misteri, yang adalah Allah, dan misteri hubungan jiwa dengan Allah. Masuklah, Aku katakan padamu. Masuklah, sebab Allah menghendakinya."

"Oh! Juruselamat-ku! Jadi aku sungguh telah diampuni? Aku sungguh dicintai? Haruskah aku mempercayainya?"

"Pernahkah Aku berbohong padamu?"

"Oh! tidak, Tuhan! Semua yang Engkau katakan padaku di Hebron telah menjadi kenyataan. Engkau menyelamatkan aku sebab Nama-Mu adalah keselamatan. Engkau mencari aku, jiwa sesat yang malang. Engkau memberi aku hidup dari jiwa ini, yang aku bawa mati dalam diriku. Engkau katakan padaku bahwa apabila aku mencari Engkau maka aku akan menemukan Engkau. Dan itu benar. Engkau katakan padaku bahwa Engkau ada di mana orang membutuhkan seorang dokter dan obat. Dan itu benar. Semuanya, semuanya yang Engkau katakan pada Aglae yang malang, sejak dari perkataan pada pagi itu di bulan Juni, hingga ke perkataan-perkataan lainnya di Air Jernih…"

"Jadi kau harus percaya juga yang ini."

"Ya, aku percaya, aku sungguh percaya! Tapi katakanlah padaku: 'Aku mengampunimu!'"

"Aku mengampunimu dalam nama Allah dan Yesus."  

"Terima kasih… tapi sekarang… Apakah yang harus aku lakukan? Katakanlah padaku, Juruselamat-ku, apakah yang harus aku lakukan untuk memiliki Hidup Kekal. Manusia menjadi rusak hanya dengan memandangku… Aku tak dapat hidup dalam ketakutan abadi ditemukan dan dijebak… Sepanjang perjalanan ini aku gemetar setiap kali seorang laki-laki menatap padaku… Aku tidak ingin berdosa lagi pula aku tidak ingin menyebabkan orang-orang lain berdosa. Katakan padaku jalan yang harus aku tempuh. Aku akan menempuhnya apapun itu. Engkau dapat lihat bahwa aku kuat juga dalam penderitaan… Dan bahkan andai aku harus mati karena terlalu banyaknya penderitaan, aku tidak takut. Aku akan menyebut kematian sebagai 'sahabatku', sebab kematian akan menjauhkanku dari marabahaya dunia, dan untuk selamanya. Berbicaralah, Juruselamat-ku."

"Pergilah ke suatu padang gurun."

"Di mana, Tuhan-ku?"

"Di mana pun yang kau kehendaki. Kemana rohmu akan menghantarmu."

"Akankah rohku, yang baru terbentuk, mampu melakukan begitu banyak?"

"Ya, sebab Allah memimpinmu."

"Dan siapakah yang akan berbicara kepadaku mengenai Allah lagi?"

 "Jiwamu yang bangkit, untuk sementara waktu…"

"Akankah aku bertemu dengan-Mu lagi?"

"Tidak pernah lagi di dunia ini. Tapi tak lama Aku akan telah menebusmu sepenuhnya dan lalu Aku akan datang kepada rohmu demi mempersiapkanmu untuk naik kepada Allah."

"Bagaimanakah penebusanku sepenuhnya akan terjadi jika aku tidak bertemu dengan Engkau lagi? Bagaimanakah Engkau akan memberikannya padaku?"

"Dengan mati bagi segenap orang-orang berdosa."

"Oh! tidak! Engkau tidak boleh mati!"

"Demi memberikan Hidup kepada manusia, Aku harus menyerahkan Diri-Ku sendiri pada maut. Itulah sebabnya mengapa Aku datang sebagai seorang manusia. Janganlah menangis… Kau akan segera bersama-ku di mana Aku akan berada sesudah kurban-Ku dan kurbanmu."  

"Tuhan-ku! Akankah aku mati untuk-Mu juga?"

"Ya, tapi dengan suatu cara yang lain. Dagingmu akan mati dari saat ke saat dan sebab kehendakmu menghendakinya. Dagingmu telah mati selama nyaris satu tahun. Ketika dia telah sama sekali mati, Aku akan memanggilmu."

"Akankah aku beroleh kekuatan untuk membinasakan dagingku yang bersalah?"

"Dalam keterasinganmu di mana Setan akan menyerangmu dengan kekejian yang dahsyat semakin kau menjadi layak akan Surga, kau akan mendapati seorang rasul-Ku, yang dulu seorang pendosa dan kemudian ditebus."

"Bukan rasul terberkati yang dulu berbicara kepadaku tentang Engkau? Dia tidak mungkin dulunya seorang pendosa sebab dia terlalu jujur."

"Bukan yang itu. Tapi yang lainnya. Ia akan datang padamu pada saat yang tepat. Dia akan memberitahukan padamu apa yang tak dapat kau ketahui sekarang. Pergilah dalam damai. Berkat Allah sertamu."

Aglae, yang berlutut sepanjang waktu, membungkuk untuk mencium kaki Tuhan. Dia tidak berani lebih jauh. Dia lalu mengambil kantong kainnya dan menjungkirkannya. Beberapa helai gaun sederhana, sebuah dompet kerincing kecil dan sebuah amphora [pualam] alabaster merah muda yang indah jatuh dari kantong.

Aglae memasukkan kembali pakaian ke dalam kantong, memungut dompetnya dan berkata: "Ini untuk orang-orang miskin. Ini adalah apa yang tersisa dari perhiasan-perhiasanku. Aku menyimpan hanya beberapa keping uang untuk perjalananku… sebab, bahkan meski Engkau tidak mengatakannya padaku, aku bermaksud pergi ke suatu tempat yang jauh. Dan ini untuk Engkau. Tidak seharum parfum kemuliaan-Mu. Tapi ini adalah yang terbaik yang dapat diberikan dunia. Dan aku menggunakannya untuk yang jahat… Ini, terimalah. Semoga Allah menganugerahiku harum yang setidaknya seperti ini, di hadirat-Mu, di Surga," dan dia membuka tutup amphora yang mahal itu dan menuangkan isinya ke atas lantai.

Gelombang harum kuat bunga-bunga mawar merebak dari lantai bata, yang dirembesi parfum yang berharga. Aglae menyingkirkan amphora yang sudah kosong dengan berkata: "Sebagai kenangan akan saat ini" dan dia membungkuk lagi untuk mencium kaki Yesus. Dia lalu bangkit, undur diri dengan melangkah mundur, pergi keluar, menutup pintu…
Selengkapnya silakan baca "PUISI MANUSIA-ALLAH"





"Publikasikan karya ini [Puisi Manusia-Allah] seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




"PUISI MANUSIA-ALLAH"
(INJIL SEBAGAIMANA DIWAHYUKAN KEPADAKU)

Maria Valtorta (1897-1961)

188.
Dari Tabor ke En-Dor di Gua Ahli Nujum. Perjumpaan dengan Felix yang Menjadi Yohanes
189.
Putera Janda dari Nain
190.
Dari Nain Ke Esdraelon. Yesus Tinggal di Rumah Mikha
191.
Sabat di Esdraelon. Yabes Kecil. Perumpamaan tentang Si Kaya-raya
192.
Dari Esdraelon ke En-Ganim dengan Berhenti di Megido
193.
Dari En-Ganim ke Sikhem Dalam Dua Hari
194.
Dari Sikhem ke Beerot
195.
Dari Beerot ke Yerusalem
196.
Sabat di Getsemani
197.
Di Bait Allah Pada Saat Persembahan
198.
Yesus Bertemu BundaNya di Betania
...




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang mengagumkan. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya."

Vicka Ivankovic-Mijatovic, Visionaris Medjugorje: "Bunda Maria mengatakan bahwa jika seorang ingin mengenal Yesus dia hendaknya membaca Puisi Manusia-Allah oleh Maria Valtorta. Buku itu adalah kebenaran." (Wawancara dengan Attorney Jan Connell dari Pittsburgh Center for Peace, 27 Januari 1988)




Masa Prapaskah & Masa Paskah





dalam Penglihatan Theresia Neumann
Meditasi Pekan Suci: Sengsara dan Wafat Yesus Kristus  oleh St. Alfonsus Maria de Liguori
Kemenangan Kristus atas Neraka oleh Venerabilis Maria dari Agreda





Yang Baru:
 Doa kepada St Angela Merici
 Doa kepada St Yohanes Bosco ~ Pendampingan Kaum Muda


Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, …)
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian …)
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,…)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, …)
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, …)
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, …)
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, …)
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU



Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net






Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : April 2017