Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi Oktober 2018




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
6.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
7.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
8.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
9.   Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
10. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
11. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com
12. Testimony of Catalina (Katya) Rivas, translated by permission of Robert Hughes; Love and Mercy Publications; www.LoveAndMercy.org


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




KALENDER LITURGI: OKTOBER 2018

Renungan Harian berdasarkan kutipan para paus dan para orang kudus:

MINGGU
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
1


Ayb. 1:6-22
Luk. 9:46-50
2


Kel. 23:20-23a
Mat. 18:1-5,10
3


Ayb. 9:1-12,14-16
Luk. 9:57-62
4


Ayb. 19:21-27
Luk. 10:1-12
5


Ayb. 38:1,12-21
Luk. 10:13-16
6

Ayb. 42:1-3,5-6,12-17; Luk. 10:17-24
7
HM Biasa XXVII

Kej. 2:18-24
 Ibr. 2:9-11
Mrk. 10:2-16 (Mrk. 10:2-12)
8



Gal. 1:6-12
Luk. 10:25-37
9
Gal. 1:13-24
Luk. 10:38-42
10


Gal. 2:1-2,7-14
Luk. 11:1-4
11



Gal. 3:1-5;
Luk. 11:5-13
12


Gal. 3:7-14
 Luk. 11:15-26
13



Gal. 3:22-29
 Luk. 11:27-28
14
HM Biasa XXVIII

Keb. 7:7-11
Ibr. 4:12-13
Mrk. 10:17-30 (Mrk. 10:17-27)
15

Gal. 4:22-24,26-27,31-5:1
 Luk. 11:29-32
16

Gal. 4:31b-5:6
Luk. 11:37-41
17


Gal. 5:18-25
Luk. 11:42-46
18



2Tim. 4:10-17b Luk. 10:1-9
19
Ef. 1:11-14
 Luk. 12:1-7
20


Ef. 1:15-23
 Luk. 12:8-12
21
HM Biasa XXIX


Yes. 53:10-11
Ibr. 4:14-16
Mrk. 10:35-45
22

Ef. 2:1-10
Luk. 12: 13-21
23


Ef. 2:12-22
Luk. 12:35-38
24


Ef. 3:2-12
Luk. 12:39-48
25



Ef. 3:14-21
Luk. 12:49-53
26



Ef. 4:1-6
 Luk. 12:54-59
27


Ef. 4:7-16
 Luk. 13:1-9
28
HM Biasa XXX


Yer. 31:7-9
Ibr. 5:1-6
Mrk. 10:46-52
29



Ef. 4:32-5:8
Luk. 13:10-17
30



Ef. 5:21-33
Luk. 13:18-21
31


Ef. 6:1-9
Luk. 13:22-30
1

Why. 7:2-4,9-14
1Yoh. 3:1-3
Mat. 5:1-12a
2

2Mak. 12:43-46
1Kor. 15:12-34
 Yoh. 6:37-40
3


Flp. 1:18b-26
 Luk. 14:1,7-11
4
HM Biasa XXXI


Ul. 6:2-6
Ibr. 7:23-28
Mrk. 12:28b-34
5



Flp. 2:1-4
Luk. 14:12-14
6


Flp. 2:5-11
uk. 14:15-24
7



Flp. 2:12-18
Luk. 14:25-33
8



Tit. 2:1-8,11-14
Luk. 17:7-10
9
Yeh. 47:1-2,8-9,12
1Kor. 3:9b-11,16-17; Yoh. 2:13-22
10



Flp. 4:10-19
Luk. 16:9-15





PETRUS BERBICARA KEPADA PARA PETANI DORAS TENTANG KASIH YANG ADALAH KESELAMATAN
dikutip dari: Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku, Jilid 4

Petrus diminta Yesus untuk berbicara kepada para petani Doras.

"Oh! Guru!... Tapi… Engkau mengatakan padaku bahwa aku harus berbicara… dan untuk menemukan subyeknya bahkan dalam anak-anak domba yang aku panggang. Dan aku terus mengamatinya guna menemukan beberapa perkataan baik untuk saudara-saudara kita di sini, dan untuk situasi mereka. Tetapi, sebab aku ini bodoh, aku tidak menemukan suatu pun yang sesuai, dan aku tidak tahu bagaimana, aku mendapati bahwa aku berkelana jauh dalam pikiran-pikiran, yang aku tidak tahu apakah itu aneh, dalam hal mana pikiran-pikiran itu pastilah pikiranku, atau kudus, dan jika demikian, pastilah berasal dari Surga. Aku akan mengungkapkannya, tepat seperti pikiran-pikiran itu datang kepadaku, dan Engkau, Guru, akan menjelaskannya padaku atau mencelaku, dan kalian, sobat-sobatku, akan menanggungnya bersamaku. Tadi aku melihat pertama-tama pada api, dan aku pikir: 'Sekarang: terbuat dari apakah api? Dari kayu. Tetapi kayu tidak terbakar dengan sendirinya. Dan apabila kayunya mati, kebusukan dan ulat-ulat kayu melumatkannya, tapi dia tidak akan terbakar dengan sendirinya. Dan meski demikian, jika seorang mempersiapkannya dengan suatu cara yang benar dan memegang pemantik api dan memantik dekatnya untuk menghasilkan percikan api dan membantunya menyala dengan meniup pada dahan-dahan yang ramping guna membesarkan nyala api, sebab orang selalu mulai dari hal-hal yang terkecil, maka nyala api pun berkobar dan menjadi indah dan berguna dan membakar semuanya, juga potongan-potongan kayu yang tebal.' Dan aku katakan pada diriku sendiri: 'Kita ini seperti kayu. Kita tidak menyala dari diri kita sendiri. Tetapi kita harus waspada untuk tidak terlalu diresapi oleh kelembaban tinggi daging dan darah, guna membiarkan kayu pemantik api dinyalakan oleh percikan api. Dan kita harus rindu terbakar sebab jika kita tinggal tidak aktif kita dapat dihancurkan oleh cuaca buruk dan oleh ulat-ulat kayu, yakni, oleh manusia dan oleh iblis. Sebaliknya, jika kita menyerahkan diri kita pada api kasih, dia akan mulai membakar dahan-dahan yang lebih ramping dan akan menghancurkannya, dan aku menganggap dahan-dahan kecil itu sebagai ketidaksempurnaan, maka dia akan berkembang dan membakar potongan-potongan kayu yang lebih besar, yakni hawa nafsu yang lebih kuat. Dan kita, yang seperti kayu, sesuatu yang meteriil, keras, tidak menarik, bahkan buruk, akan menjadi sesuatu yang indah, tak berwujud, lincah, cemerlang seperti nyala api. Dan itu sebab kita sudah menyerahkan diri kita pada kasih, yang adalah pemantik yang mengubah kita orang-orang berdosa menjadi para malaikat dan warga mendatang dari Kerajaan Surga.' Dan itu salah satu pemikiran."

Yesus mengangkat kepala-Nya sedikit dan mendengarkan dengan kedua mata-Nya tertutup dan seulas senyum samar di bibir-Nya. Yang lain-lainnya melihat, mereka masih terkejut namun tidak lagi ketakutan.

Petrus melanjutkan berbicara dengan tenang. "Suatu pikiran lain datang ke benakku sementara aku melihat pada anak-anak domba yang sedang dipanggang. Jangan katakan bahwa pikiranku kekanak-kanakan. Guru mengatakan padaku untuk mencari pada apa yang aku lihat… Dan aku taat. Jadi aku melihat anak-anak domba dan aku katakan: 'Itu dia. Mereka adalah hewan penurut yang tak berdosa. Kitab Suci kita penuh dengan kiasan anak domba, baik untuk mengingatkan akan Ia Yang adalah Mesias yang dijanjikan dan Juruselamat sebagaimana dilambangkan dalam anak domba Musa, dan untuk mengingatkan kita bahwa Allah akan berbelas-kasihan kepada kita. Para nabi yang mengatakannya. Ia datang untuk mengumpulkan kawanan-Nya, untuk merawat domba yang terluka dan menggendong yang kakinya patah. Betapa berlimpah kebaikan!' Aku katakan pada diriku sendiri: 'Kita janganlah takut kepada Allah Yang menjanjikan pada kita, orang-orang yang malang, begitu banyak kerahiman! Tetapi,' masih aku katakan pada diriku sendiri, 'kita harus menjadi penurut, setidaknya penurut, sebab kita tidak lagi tanpa dosa. Kita harus penurut dan rindu untuk dilahap oleh kasih. Sebab apalah juga jadinya anak domba kecil yang terindah dan termurni, sesudah dia disembelih, jika tidak dimasak di atas api? Bangkai yang busuk. Api, sebaliknya, mengubahnya menjadi makanan terberkati yang menyehatkan.' Dan aku menyimpulkan: 'Singkat kata, segala hal baik dicapai melalui kasih. Kasih melegakan kita dari beban kemanusiaan, kasih membuat kita cemerlang dan berguna, kasih memampukan kita menjadi baik kepada sesama kita dan penuh syukur kepada Allah. Kasih meninggikan kualitas-kualitas alamiah kita yang baik, menaikkannya ke suatu tingkatan yang menyandang nama keutamaan-keutamaan adikodrati. Dan dia yang dipenuhi keutamaan-keutaaman adalah kudus, dan yang kudus memiliki Surga. Jadi, bukan ilmu pengetahuan atau ketakutan yang membuka jalan menuju kesempurnaan bagi kita, melainkan kasih. Kasih melepaskan kita dari kejahatan, jauh lebih hebat dari ketakutan akan hukuman, sebab melalui kasih kita tidak ingin mendukakan Allah. Kasih menjadikan kita berbelas kasihan kepada saudara-saudara kita dan mengasihi mereka sebab mereka berasal dari Allah. Oleh karenanya kasih adalah keselamatan dan pengudusan manusia.' Itulah apa yang aku pikirkan sementara melihat pangganganku dan menaati Yesus-ku. Maafkan aku jika tidak lebih dari itu. Tetapi pikiran-pikiran itu mendatangkan kebaikan bagiku. Aku menyampaikannya kepada kalian dengan harapan mendatangkan kebaikan juga bagi kalian."

Selengkapnya silakan baca "Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku" [Puisi Manusia-Allah]





"Publikasikan karya ini [Puisi Manusia-Allah] seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




"INJIL SEBAGAIMANA DIWAHYUKAN KEPADAKU"
(PUISI MANUSIA-ALLAH)

oleh: Maria Valtorta


III. TAHUN KEDUA YESUS DI HADAPAN PUBLIK
255.
Yesus Berbicara tentang Harapan
256.
Yesus Mendaki Gunung Karmel Bersama Yakobus Sepupu-Nya
257.
Yesus Menyingkapkan kepada Yakobus Alfeus Misi Apostoliknya di Masa Mendatang
258.
Yesus dan Yakobus Sepupu-Nya dalam Perjalanan Kembali Mereka dari Gunung Karmel
259.
Petrus Berbicara kepada Para Petani Doras Tentang Kasih yang Adalah Keselamatan
260.
Yesus Kepada Para Petani Yohanan: "Kasih adalah Ketaatan."
...




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang mengagumkan. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya."

Vicka Ivankovic-Mijatovic, Visionaris Medjugorje: "Bunda Maria mengatakan bahwa jika seorang ingin mengenal Yesus dia hendaknya membaca Puisi Manusia-Allah oleh Maria Valtorta. Buku itu adalah kebenaran." (Wawancara dengan Attorney Jan Connell dari Pittsburgh Center for Peace, 27 Januari 1988)









"Dukacita Sengsara Tuhan Kita Yesus Kristus"
dari Meditasi B. Anna Katharina Emmerick
mistikus, stigmatis, visionaris (1774 - 1824)

diterbitkan oleh
Marian Centre Indonesia


dengan Nihil Obstat dan Imprimatur




Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, …)
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian …)
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,…)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, …)
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, …)
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, …)
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, …)
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU


Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net



Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : Oktober 2018