Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi September 2018




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
6.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
7.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
8.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
9.   Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
10. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
11. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com
12. Testimony of Catalina (Katya) Rivas, translated by permission of Robert Hughes; Love and Mercy Publications; www.LoveAndMercy.org


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




KALENDER LITURGI: SEPTEMBER 2018

Renungan Harian berdasarkan kutipan para paus dan para orang kudus:

MINGGU
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
2
HM Biasa XXII

Ul 4:1-2,6-8
Yak. 1:17-18,21b-22,27; Mrk. 7:1-8,14-15, 21-23
3


1Kor. 2:1-5
Luk. 4:16-30
4


1Kor. 2:10b-16
Luk. 4:31-37
5


1Kor. 3:1-9
Luk. 4:38-44
6



1Kor. 3:18-23
Luk. 5:1-11
7


1Kor. 4:1-5
Luk. 5:33-39
8

Mi. 5:1-4a atau Rm. 8:28-30Mat. 1:1-16,18-23
9
HM Biasa XXIII


Yes. 35:4-7a
Yak. 2:1-5
Mrk. 7:31-37
10


1Kor. 5:1-8
Luk. 6:6-11
11


1Kor. 6:1-11
Luk. 6:12-19
12



Sir. 24:17-22
Luk. 1:20-38
13


1Kor. 8:1b-7,11-13
 Luk. 6:27-38
14
P. Salib Suci


Bil. 21:4-9
Flp. 2:6-11
Yoh. 3:13-17
15
SP Maria Berdukacita
1Kor. 15:1-11atau Ibr. 5:7-9
Yoh. 19:25-27 atau Luk. 2:33-350
16
HM Biasa XXIV


Yes. 50:5-9a
Yak. 2:14-18
Mrk. 8:27-35
17


1Kor. 11:17-26
Luk. 7:1-10
18


1Kor. 12:12-14,27-31a; Luk. 7:11-17
19



1Kor. 12:31-13:13
Luk. 7:31-35
20
1Kor. 15:1-11
Luk. 7:36-50
21



Ef. 4:1-7,11-13
Mat. 9:9-13
22


1Kor. 15:35-37,42-49; Luk. 8:4-15
23
HM Biasa XXV


Keb. 2:12,17-20
Yak. 3:16-4:3
 Mrk. 9:30-37
24



Ams. 3:27-34
Luk. 8:16-18
25



Ams. 21:1-6,10-13
Luk. 8:19-21
26


Ams. 30:5-9
Luk. 9:1-6
27


Pkh. 1:2-11
Luk. 9:7-9
28


Pkh. 3:1-11
Luk. 9:18-22
29
Dan. 7:9-10,13-14 atau Why. 12:7-12a
Yoh. 1:47-51
30
HM Biasa XXI

Bil. 11:25-29
Yak. 5:1-6
Mrk. 9:38-43,45,47-48
1


Ayb. 1:6-22
Luk. 9:46-50
2


Kel. 23:20-23a
Mat. 18:1-5,10
3


Ayb. 9:1-12,14-16
Luk. 9:57-62
4


Ayb. 19:21-27
Luk. 10:1-12
5


Ayb. 38:1,12-21
Luk. 10:13-16
6

Ayb. 42:1-3,5-6,12-17; Luk. 10:17-24
7
HM Biasa XXVII

Kej. 2:18-24
 Ibr. 2:9-11
Mrk. 10:2-16 (Mrk. 10:2-12)
8



Gal. 1:6-12
Luk. 10:25-37
9
Gal. 1:13-24
Luk. 10:38-42
10


Gal. 2:1-2,7-14
Luk. 11:1-4
11



Gal. 3:1-5;
Luk. 11:5-13
12


Gal. 3:7-14
 Luk. 11:15-26
13



Gal. 3:22-29
 Luk. 11:27-28





YESUS BERBICARA TENTANG GEREJA, PELAYANAN IMAM DAN SAKRAMEN-SAKRAMEN
dikutip dari: Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku, Jilid 4

Percakapan Yesus dan Yakobus Alfeus:

"Yesus, bolehkan aku mengajukan beberapa pertanyaan kepada-Mu? Aku tidak tidur semalam. Tetapi aku merenung dalam-dalam sementara mengamati-Mu tidur. Engkau tampak begitu muda ketika Engkau terlelap. Saudara-ku! Engkau tersenyum, dengan kepala-Mu beristiahat pada lengan-Mu yang terlipat, seperti postur seorang kanak-kanak kecil. Aku dapat melihat-Mu dengan sangat jelas di bawah sinar rembulan yang terang semalam. Dan aku merenung. Dan banyak pertanyaan muncul dari hatiku…"  

"Katakanlah pada-Ku."

"Aku katakan: aku harus menanyakan pada Yesus bagaimana kami akan dapat membentuk badan yang terorganisir itu, yang Engkau sebut Gereja, dan yang di mana akan ada hierarki-hierarki, jika aku memahaminya dengan benar, mengingat betapa tidak cakapnya kami. Maukah Engkau katakan kepada kami apa yang harus kami lakukan, atau haruskah kami melakukannya sendiri?"

"Ketika saatnya tiba, Aku akan mengatakan kepada kalian siapakah kepalanya. Tidak lebih. Sementara Aku bersama kalian, Aku akan memberitahukan kepada kalian berbagai golongannya dengan perbedaan-perbedaannya di antara para rasul, para murid dan para murid perempuan. Sebab itu tidak dapat dihindarkan. Tetapi, sebagaimana Aku menghendaki para murid menghormati dan menaati para rasul, demikianlah para rasul harus mengasihi dan bersabar terhadap para murid."

"Dan apakah yang akan harus kami lakukan? Mewartakan Engkau sepanjang waktu dan tidak ada yang lain?"

"Itu esensial. Lalu, kalian akan harus memberikan absousi dalam nama-Ku dan memberkati, mengembalikan Rahmat, melayani Sakramen-sakramen yang akan Aku tetapkan…"

"Apakah itu?"

"Adalah sarana adikodrati dan rohani, yang diaplikasikan juga melalui sarana-sarana meteriil, yang dipergunakan untuk meyakinkan orang bahwa imam sungguh melakukan sesuatu. Kau tahu bahwa manusia tidak percaya terkecuali dia melihat. Dia selalu butuh sesuatu untuk memberitahunya bahwa ada sesuatu. Itulah sebabnya mengapa, apabila Aku mengerjakan mukjizat-mukjizat, Aku menumpangkan tangan-Ku, atau Aku membasahi dengan ludah, atau Aku memberikan sepotong dari roti yang dicelup. Aku dapat mengerjakan suatu mukjizat melalui sarana pikiran sederhana saja. Tetapi apakah kau pikir bahwa dengan demikian orang akan berkata: 'Allah telah mengerjakan mukjizat?' Mereka akan berkata: 'Orang sakit itu sembuh sebab sudah saatnya baginya untuk sembuh.' Dan mereka akan memberikan jasa itu kepada dokter, atau kepada obat-obatan atau kepada kekuatan jasmani si sakit. Hal yang sama berlaku bagi sakramen-sakramen: formalitas religius untuk menganugerahkan Rahmat, atau menganugerahkannya kembali, atau memperkuatnya dalam diri kaum percaya. Yohanes, contohnya, biasa membenamkan orang-orang berdosa ke dalam air guna melambangkan pembersihan dari dosa. Fakta yang sebenarnya adalah matiraga mengakui diri sebagai tidak tahir karena dosa-dosa yang dilakukan, adalah lebih berguna dari air yang membasuh hanya tubuh. Aku akan punya pembaptisan juga, baptisan-Ku, yang akan bukan hanya sekedar simbol, melainkan akan sungguh membasuh jiwa dari dosa asal dan mengembalikan jiwa ke keadaan rohani seperti yang dimiliki Adam dan Hawa sebelum mereka jatuh dalam dosa, suatu keadaan, yang sekarang disempurnakan, sebab akan dianugerahkan melalui jasa-jasa Sang Manusia-Allah."

"Tetapi… air tidak turun ke atas jiwa! Jiwa itu rohani. Siapakah yang dapat menyentuhnya dalam diri seorang bayi yang baru dilahirkan, seorang dewasa atau seorang lanjut usia? Tidak ada."

"Lihat, kau mengakui bahwa air adalah sarana materiil, yang tidak memberikan efek pada suatu yang rohani? Jadi, akan bukan air, melainkan perkataan imam, seorang anggota Gereja Kristus, yang dikonsekrasikan dalam pelayanannya, atau perkataan seorang percaya sejati lainnya, yang dapat menggantikannya dalam kasus-kasus luar biasa, yang akan mengerjakan mukjizat penebusan orang yang dibaptis itu dari dosa asal."

"Baik. Tetapi manusia berbuat dosa dari dirinya sendiri… Siapakah yang akan menghapuskan dosa-dosa lainnya itu?"

"Akan selalu imam, Yakobus. Jika seorang dewasa yang dibaptis, juga dosa-dosa lainnya akan dihapuskan bersama dengan dosa asal. Jika seorang sudah dibaptis dan dia berbuat dosa, imam akan memberinya absolusi dalam nama Allah Yang Esa dan Tritunggal dan melalui jasa-jasa Inkarnasi Sabda, seperti yang Aku lakukan kepada orang-orang berdosa."

"Tetapi Engkau kudus! Kami…"

"Kalian harus kudus sebab kalian menyentuh benda-benda suci dan kalian memberikan apa yang menjadi milik Allah."

"Jadi, haruskah kami membaptis orang yang sama beberapa kali, seperti yang dilakukan Yohanes; sesungguhnya dia membenamkan orang ke dalam air sesering orang itu datang kepadanya?"

"Baptisan Yohanes memurnikan hanya melalui kerendahan hati orang yang dibenamkan ke dalam air. Sudah Aku katakan padamu. Kalian jangan membaptis kembali mereka yang sudah dibaptis, terkecuali orang yang dibaptis dengan rumusan skismatik dan tidak dengan rumusan apostolik, dalam kasus macam itu suatu baptisan kedua harus diberikan, dengan tunduk tepat pada permintaan orang yang hendak dikristenkan itu, jika dia seorang dewasa, dan tunduk pada pernyataan yang jelas bahwa orang yang bersangkutan ingin menjadi anggota dari Gereja yang benar. Dalam semua kasus lainnya, demi memberikan kepada jiwa persahabatan dan damainya dengan Allah, kalian akan menggunakan kata-kata pengampunan yang dipersatukan dengan jasa-jasa Kristus, dan kepada jiwa yang sudah datang kepada kalian dengan tobat sejati dan pengakuan yang rendah hati, akan diberikan absolusi."

"Dan jika seorang tidak dapat datang sebab dia sakit parah hingga dia tidak dapat bergerak? Apakah dia akan mati dalam dosa? Akankah ketakutan akan pengadilan Allah ditambahkan pada penderitaan sakrat mautnya?"

"Tidak. Imam akan datang kepada orang yang di ambang ajal itu dan memberikan absolusi. Sesungguhnya, imam akan memberikan kepada orang itu suatu bentuk absolusi yang lebih berlimpah, bukan yang komprehensif, melainkan suatu absolusi untuk setiap dan masing-masing organ-inderanya, dengan sarana mana orang biasanya berdosa. Di Israel kita punya Minyak Suci, yang dicampur seturut ketentuan yang diberikan oleh Yang Mahatinggi, dengan mana altar, Imam Besar, para imam dan raja-raja ditahbiskan. Manusia adalah sungguh suatu altar. Dan dia menjadi raja melalui pemilihannya untuk suatu takhta di Surga; dia, oleh karenanya, dapat dikonsekrasikan dengan Minyak Urapan. Minyak Suci itu akan dibawa bersama ritus-ritus ibadat Israel lainnya dan dimasukkan ke dalam Gereja-Ku, tetapi dengan penggunaan yang berbeda. Sebab tidak semuanya di Israel adalah jahat dan harus ditolak. Tidak, banyak kenangan dari perbendaharaan lama akan ada dalam Gereja-Ku. Dan salah satunya adalah Minyak Urapan, yang akan dipergunakan juga dalam Gereja untuk menahbiskan altar, Imam Besar, segenap hierarki gereja, para raja dan kaum percaya, ketika mereka menjadi para pangeran dan para ahli waris dari Kerajaan, atau ketika mereka membutuhkan pertolongan terbesar untuk tampil di hadapan Allah dengan tubuh dan indera mereka telah dibasuh dari segala dosa. Rahmat Allah akan menolong baik jiwa maupun tubuh, jika Allah menghendaki demikian untuk kebaikan si sakit. Suatu tubuh tidak selalu bereaksi melawan penyakit-penyakit juga sebab damainya dikacaukan oleh sesal dan sebab karya Setan, yang melalui kematian si sakit berharap mendapatkan suatu jiwa bagi kerajaannya dan menyebabkan keputusasaan kepada mereka yang ditinggalkan. Si sakit akan lolos dari genggaman setani dan emosi batin menuju suatu keadaan damai, melalui kepastian akan pengampunan Allah, yang juga menyebabkan perginya Setan. Dan sebab karunia Rahmat dipersatukan dalam leluhur pertama kita dengan karunia imunitas dari penyakit dan dari segala bentuk penderitaan, maka si sakit, yang sudah dipulihkan Rahmatnya secemerlang Rahmat seorang bayi baru lahir yang dikristenkan dengan baptisan-Ku, dapat mengatasi penyakitnya. Si sakit ditolong juga oleh doa-doa sesama saudaranya, yang wajib untuk tidak hanya berbelas-kasihan secara jasmani melainkan lebih dari segalanya secara rohani kepada si sakit, guna memperolehkan baik keselamatan jasmani maupun rohani bagi saudara mereka. Doa, sesungguhnya, adalah suatu bentuk mukjizat, Yakobus. Doa seorang benar, seperti yang kau lihat dalam diri Elia, dapat sangat ampuh."   
"Aku mengerti hanya sedikit dari apa yang Engkau katakan, tetapi apa yang sungguh aku mengerti itu memenuhiku dengan rasa hormat mendalam kepada karakter imami dari para imam-Mu. Jika aku sudah memahami-Mu dengan benar, kami akan punya banyak point kesamaan dengan-Mu: khotbah, absolusi, mukjizat. Oleh karenanya, tiga sakramen."

"Bukan, Yakobus. Khotbah dan mukjizat bukan sakramen. Sakramen akan lebih banyak dari itu: tujuh, seperti kandelar suci Bait Allah dan karunia Roh Kasih. Dan sesungguhnya, Sakreman adalah karunia dan nyala api dan dianugerahkan kepada manusia supaya dia dapat menyala selamanya di hadapan Allah. Akan ada Sakramen juga untuk perkawinan manusia. Dan ini sudah disimbolisasikan dalam perkawinan suci Sara, puteri Raguel, sesudah dia dibebaskan dari setan. Sakramen akan memberikan kepada pasangan yang menikah segala pertolongan yang dibutuhkan untuk hidup bersama seturut hukum dan keinginan Allah. Suami dan istri juga menjadi para pelayan dari suatu ritus: ritus prokreasi. Suami dan istri menjadi juga imam-imam dari sebuah gereja kecil: keluarga mereka. Oleh karenanya mereka harus dikonsekrasikan untuk menghasilkan keturunan dengan berkat Allah dan membesarkan keturunan yang akan memberkati Nama Mahasuci Allah."

"Dan oleh siapakah para imam akan ditahbiskan?"

 "Oleh-Ku, sebelum Aku meninggalkan kalian. Kalian, sesudahnya, akan menahbiskan para penerus kalian dan mereka yang akan kalian tambahkan ke dalam bilangan kalian sendiri untuk menyebarluaskan iman Kristen."

"Engkau akan mengajari kami, ya kan?"

Selengkapnya silakan baca "Injil Sebagaimana Diwahyukan Kepadaku" [Puisi Manusia-Allah]





"Publikasikan karya ini [Puisi Manusia-Allah] seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




"INJIL SEBAGAIMANA DIWAHYUKAN KEPADAKU"
(PUISI MANUSIA-ALLAH)

oleh: Maria Valtorta


III. TAHUN KEDUA YESUS DI HADAPAN PUBLIK
251.
Kembali ke Sicaminon. Yesus Berbicara Tentang Iman
252.
Keberangkatan dari Sicaminon. Santa Perawan Maria dan Keibuan Rohani
253.
Sintikhe, Budak Yunani
254.
Selamat Tinggal kepada Maria Magdalena, Marta dan Sintikhe
255.
Yesus Berbicara tentang Harapan
256.
Yesus Mendaki Gunung Karmel Bersama Yakobus Sepupu-Nya
257.
Yesus Menyingkapkan kepada Yakobus Alfeus Misi Apostoliknya di Masa Mendatang
258.
Yesus dan Yakobus Sepupu-Nya dalam Perjalanan Kembali Mereka dari Gunung Karmel
...




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang mengagumkan. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya."

Vicka Ivankovic-Mijatovic, Visionaris Medjugorje: "Bunda Maria mengatakan bahwa jika seorang ingin mengenal Yesus dia hendaknya membaca Puisi Manusia-Allah oleh Maria Valtorta. Buku itu adalah kebenaran." (Wawancara dengan Attorney Jan Connell dari Pittsburgh Center for Peace, 27 Januari 1988)




14 September
15 September
23 September
29 September





"Dukacita Sengsara Tuhan Kita Yesus Kristus"
dari Meditasi B. Anna Katharina Emmerick
mistikus, stigmatis, visionaris (1774 - 1824)

diterbitkan oleh
Marian Centre Indonesia


dengan Nihil Obstat dan Imprimatur




Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, …)
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian …)
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,…)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, …)
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, …)
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, …)
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, …)
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU


Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net



Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : September 2018